Mojokerto (14/09) — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung khidmat dan meriah di Masjid Al Aamiin, Dusun Kemiri, Desa Kedungsari, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (12/9/2026). Kegiatan yang diinisiasi Anggota DPR RI Fraksi PKS dari daerah pemilihan Jawa Timur VIII, Meitri Citra Wardani, tersebut menghadirkan Dai Nasional Sayyid Zulfikar Assyaibani sebagai pengisi tausiah.
Peringatan Maulid Nabi tersebut mendapat perhatian dan dukungan dari jajaran pemerintah daerah. Wakil Bupati Mojokerto hadir secara langsung di tengah masyarakat untuk mengikuti rangkaian kegiatan Maulid Nabi, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mojokerto, jajaran pemerintah desa, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.
Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan berbagai elemen organisasi kemasyarakatan, di antaranya Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Gerakan Pemuda Ansor, dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Kolaborasi tersebut menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan.
Dalam sambutannya, Meitri mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk kembali mengingat dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Maulid Nabi adalah momentum bagi kita untuk kembali meneladani Rasulullah SAW. Beliau mengajarkan kejujuran, kasih sayang, kepedulian, persaudaraan, dan bagaimana menghadirkan kemaslahatan bagi sesama,” ujar Meitri.
Meitri menyatakan nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk terus dihidupkan dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW harus diwujudkan melalui kepedulian kepada sesama, menjaga kerukunan, serta memperkuat semangat gotong royong.
“Jangan sampai kecintaan kita kepada Rasulullah hanya berhenti pada peringatan Maulid. Kecintaan itu harus terlihat dalam perilaku kita, bagaimana kita memperlakukan tetangga, membantu masyarakat yang membutuhkan, menjaga persaudaraan, dan menghadirkan kebaikan di lingkungan kita,” katanya.
Legislator PKS ini juga mengapresiasi kehadiran Wakil Bupati Mojokerto dan jajaran Forkopimda, serta keterlibatan Muslimat NU, GP Ansor, Banser, tokoh agama, pemuda, dan masyarakat dalam kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, kegiatan ini bisa menjadi ruang silaturahmi bersama. Hadirnya pemerintah daerah, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, pemuda, dan masyarakat menunjukkan bahwa kita memiliki semangat yang sama untuk menjaga persaudaraan dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis,” tutur Meitri.
Meitri berharap peringatan Maulid Nabi dapat menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah sekaligus mendorong masyarakat mengimplementasikan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sosial.
“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi masyarakat Kemiri dan sekitarnya. Semoga kita semakin mencintai Rasulullah SAW, semakin kuat ukhuwahnya, dan mampu menerapkan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.