Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Ansory Siregar: Pemerintah Harus Pastikan Respons Bencana Anak Krakatau Berjalan Cepat dan Terkoordinasi

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (07/09) — Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ansory Siregar, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan dampaknya terhadap masyarakat di wilayah pesisir Sumatra dan Jawa.

Ansory menilai kondisi tersebut perlu direspons dengan langkah cepat dan terkoordinasi dari seluruh unsur pemerintah, terutama dalam memastikan perlindungan masyarakat serta kesiapan menghadapi kemungkinan perubahan kondisi di lapangan.

“Pertama-tama, saya menyampaikan keprihatinan dan empati kepada masyarakat yang terdampak. Kita berharap kondisi Gunung Anak Krakatau segera terkendali. Namun pada saat yang sama, pemerintah harus memastikan seluruh langkah antisipasi dan penanganan berjalan cepat serta terkoordinasi,” ujar Ansory.

Sebagai pimpinan Komisi VIII DPR RI yang memiliki ruang lingkup tugas antara lain terkait penanggulangan bencana dan perlindungan sosial, Ansory menekankan bahwa kesiapan pemerintah harus mencakup bukan hanya pemantauan aktivitas vulkanik, tetapi juga kesiapan pelayanan kepada masyarakat apabila dampak erupsi meluas.

Menurutnya, masyarakat yang berada di wilayah terdampak membutuhkan kepastian mengenai apa yang harus dilakukan, ke mana harus mendapatkan bantuan, serta bagaimana mengakses layanan dasar apabila aktivitas vulkanik menimbulkan gangguan terhadap kehidupan sehari-hari.

“Dalam situasi seperti ini, pemerintah harus memastikan rantai penanganannya siap. Mulai dari informasi dan peringatan dini, kesiapan petugas di lapangan, layanan kesehatan, kebutuhan dasar masyarakat, sampai dengan dukungan bagi warga yang membutuhkan evakuasi apabila kondisi mengharuskannya,” katanya.

Ansory juga meminta koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah diperkuat, termasuk dengan BNPB, BPBD, PVMBG, BMKG, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, serta unsur terkait lainnya. Menurutnya, masing-masing lembaga harus memiliki peran yang jelas sehingga respons terhadap masyarakat tidak berjalan sendiri-sendiri.

Ia menilai komunikasi publik juga menjadi bagian penting dalam penanganan bencana. Informasi resmi mengenai perkembangan Gunung Anak Krakatau harus disampaikan secara konsisten dan mudah dipahami masyarakat untuk mencegah kepanikan maupun beredarnya informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Dalam kondisi darurat, informasi adalah bagian dari perlindungan masyarakat. Karena itu, pemerintah harus hadir memberikan informasi yang benar dan mudah dipahami. Masyarakat jangan sampai kebingungan menentukan mana informasi yang harus dipercaya dan tindakan apa yang perlu dilakukan,” tegas Ansory.

Selain itu, Ansory meminta pemerintah memberi perhatian khusus terhadap dampak abu vulkanik terhadap kesehatan masyarakat. Ketersediaan masker, layanan kesehatan, air bersih, serta perlindungan terhadap kelompok rentan perlu dipastikan di wilayah yang terdampak.

Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, dan masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap informasi maupun layanan kebencanaan, menurut Ansory, harus menjadi bagian dari prioritas dalam setiap skenario penanganan.

Ansory juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari pemerintah serta petugas kebencanaan. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kepanikan dan mengganggu proses penanganan.

“Dalam menghadapi bencana, negara harus hadir dan masyarakat harus saling menguatkan. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang terdampak. Jangan sampai ada warga yang merasa menghadapi musibah ini sendirian,” tuturnya.

Ansory menegaskan bahwa Komisi VIII DPR RI akan terus memperhatikan perkembangan situasi kebencanaan dan mendorong agar upaya perlindungan serta pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

“Yang utama adalah keselamatan masyarakat. Kita berharap aktivitas Gunung Anak Krakatau segera mereda dan seluruh masyarakat yang terdampak diberikan perlindungan serta bantuan yang memadai,” pungkas Ansory.