Pontianak (15/07) — Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Alifudin, menunjukkan kepeduliannya yang mendalam terhadap nilai-nilai inklusivitas dengan menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) pertandingan akbar Piala Dunia antara Prancis melawan Spanyol. Acara yang berlangsung pada Rabu dini hari (15/7/2026) pukul 01.00 WIB ini bertempat di Stadion Paralimpik, Kota Pontianak. Menggandeng komunitas disabilitas serta masyarakat umum, legislator dari Dapil Kalimantan Barat I ini menginisiasi ruang hiburan yang ramah dan setara bagi seluruh lapisan warga di Bumi Khatulistiwa.
Kegiatan Nobar akbar ini terselenggara berkat kerja sama sinergis antara Komisi VII DPR RI dengan tiga pilar media negara, yaitu LPP TVRI, LPP RRI, dan LKBN Antara. Kolaborasi ini mempertegas komitmen bersama untuk menghadirkan akses informasi dan hiburan yang tanpa batas bagi kelompok rentan. Kehadiran media negara dalam agenda ini berfungsi strategis untuk menyiarkan pesan sportivitas sekaligus mengampanyekan pentingnya penyediaan ruang publik yang aksesibel bagi para penyandang disabilitas di wilayah Kalimantan Barat.
Meskipun pertandingan digelar pada waktu dini hari, antusiasme ratusan peserta yang memadati Stadion Paralimpik tampak begitu luar biasa. Sorak-sorai penonton pecah saat kedua tim raksasa Eropa tersebut saling jual beli serangan di layar lebar yang disediakan panitia. Di sela-sela acara, Alifudin menyampaikan bahwa sepak bola memiliki kekuatan magis untuk menyatukan perbedaan dan meruntuhkan berbagai keterbatasan fisik maupun sosial.
“Malam ini kita membuktikan bahwa kegembiraan olahraga adalah hak milik bersama, tidak boleh ada sekat yang memisahkan kita,” ujar Alifudin dengan penuh semangat.
Pemilihan Stadion Paralimpik Kota Pontianak sebagai lokasi Nobar juga memiliki pesan simbolis yang sangat kuat. Sebagai legislator, Alifudin menyoroti pentingnya pemanfaatan dan optimalisasi infrastruktur khusus yang ramah disabilitas demi mendukung ruang ekspresi serta potensi mereka. Ia mendorong agar fasilitas-fasilitas publik di Kalimantan Barat terus ditingkatkan kualitas aksesibilitasnya, sehingga teman-teman disabilitas dapat beraktivitas dengan aman, mandiri, dan bermartabat dalam setiap kegiatan kemasyarakatan.
Lebih lanjut, Alifudin memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran TVRI, RRI, dan Antara yang telah memfasilitasi kebutuhan siaran dan publikasi acara ini secara profesional. Menurutnya, keterlibatan aktif media nasional dalam menyuarakan agenda-agenda inklusif sangat membantu dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat Indonesia terhadap kesetaraan hak bagi penyandang disabilitas. Sinergi ini diharapkan terus berlanjut melalui program-program edukasi sosial lainnya yang menyentuh langsung hajat hidup masyarakat di daerah.
Agenda Nobar yang berlangsung tertib dan penuh keakraban ini ditutup dengan sesi ramah tamah antara Alifudin, pengurus komunitas, serta pihak media negara. Komitmen politik Fraksi PKS, tegas Alifudin, akan terus konsisten mengawal aspirasi kelompok disabilitas agar mendapatkan porsi perhatian, pemberdayaan, dan perlindungan yang adil dari negara. Ia berharap kebersamaan yang terajut di Stadion Paralimpik malam ini menjadi pemantik bagi lahirnya gerakan kepedulian yang lebih masif demi mewujudkan Kalimantan Barat yang benar-benar inklusif dan ramah untuk semua.