Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Ateng Sutisna Ajak Diaspora Majalengka Ambil Peran dalam Transformasi Daerah

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Bogor (08/06) — Anggota DPR RI Fraksi PKS Ateng Sutisna mengajak warga Majalengka yang bermukim di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) untuk mengambil peran lebih besar dalam mendukung transformasi pembangunan daerah. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Silaturahmi Warga Majalengka se-Jabodetabek yang digelar di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kehutanan, Bogor, Ahad (7/6/2026).

Menurut Ateng, Majalengka saat ini sedang berada pada fase pembangunan yang sangat menentukan. Kehadiran Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, pengembangan Kawasan Rebana, kawasan industri, serta berbagai proyek strategis nasional telah mengubah posisi Majalengka menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat.

“Majalengka tidak lagi hanya dikenal sebagai daerah agraris. Hari ini kita sedang menyaksikan transformasi besar menuju pusat industri, logistik, dan ekonomi modern. Karena itu, seluruh elemen masyarakat, termasuk diaspora Majalengka di Jabodetabek, memiliki peran penting untuk memastikan perubahan ini membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Ateng.

Legislator PKS dari Daerah Pemilihan Jawa Barat IX (Sumedang, Majalengka, dan Subang) itu menilai diaspora Majalengka merupakan aset strategis yang tidak hanya memiliki ikatan emosional dengan kampung halaman, tetapi juga menyimpan modal intelektual, pengalaman profesional, jejaring sosial, dan kapasitas ekonomi yang dapat berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Ateng mengapresiasi kiprah Paguyuban Warga Majalengka yang selama ini aktif memperkuat solidaritas sosial dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, berbagai inisiatif sosial yang telah diwujudkan menunjukkan bahwa semangat gotong royong masyarakat Majalengka tetap hidup meskipun berada di perantauan.

“Diaspora Majalengka telah membuktikan bahwa kebersamaan mampu melahirkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat. Ke depan, saya berharap kontribusi tersebut tidak hanya dalam bentuk kegiatan sosial, tetapi juga dapat berkembang menjadi kolaborasi yang mendorong lahirnya investasi, kewirausahaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di daerah,” katanya.

Sebagai anggota Komisi XII DPR RI yang membidangi energi, lingkungan hidup, dan investasi, Ateng juga menegaskan pentingnya memastikan arus investasi yang masuk ke Majalengka tetap berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuannya menciptakan lapangan kerja, menjaga kelestarian lingkungan, dan mengurangi kesenjangan antarwilayah.

Ia menilai sektor pertanian tetap harus menjadi perhatian utama di tengah pesatnya industrialisasi. Modernisasi pertanian, penguatan agribisnis, peningkatan akses terhadap teknologi, serta perlindungan lahan produktif menjadi langkah penting untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Industrialisasi dan pertanian tidak boleh dipertentangkan. Keduanya harus berjalan beriringan agar Majalengka mampu tumbuh sebagai daerah yang maju secara ekonomi tanpa kehilangan identitas dan kekuatan sektor pangannya,” tegasnya.

Ateng juga mengajak diaspora Majalengka untuk mempersiapkan diri menyambut berbagai peluang ekonomi baru yang akan tumbuh seiring pengembangan kawasan Kertajati dan ekosistem dirgantara di wilayah utara Majalengka. Menurutnya, peluang tersebut harus dimanfaatkan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan memberikan manfaat bagi masyarakat Majalengka secara luas.

Kegiatan silaturahmi tersebut dihadiri warga Majalengka dari berbagai latar belakang profesi, organisasi, dan unsur masyarakat yang berdomisili di wilayah Jabodetabek. Forum tersebut menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan sekaligus membangun sinergi antara masyarakat perantauan dan daerah dalam mendukung pembangunan Majalengka yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.