Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Sohibul Iman: Penyampaian Kerangka Ekonomi Langsung oleh Presiden Jadi Momentum Istimewa

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (20/05) — Ketua Majelis Syura PKS, M. Sohibul Iman, menyebut kehadiran langsung Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Tahun Persidangan 2025/2026 sebagai sebuah sejarah baru dalam hubungan pemerintah dan parlemen.

Pernyataan tersebut disampaikan Sohibul Iman dalam sesi PKS Legislative Report menjelang pelaksanaan rapat paripurna yang digelar pada Rabu (20/05) di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

“Ya hari ini kelihatannya paripurna kita istimewa ya, karena langsung dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Pak Prabowo. Ini sejarah baru ya,” ujar Sohibul Iman.

Menurutnya, forum penyampaian kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal biasanya hanya dihadiri dan disampaikan oleh Menteri Keuangan. Namun kali ini, Presiden hadir secara langsung di hadapan anggota DPR RI.

“Di mana penyampaian kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan itu biasanya disampaikan oleh Menteri Keuangan. Kali ini disampaikan langsung oleh Pak Prabowo,” lanjutnya.

Sohibul Iman menilai langkah tersebut menjadi momentum penting yang menarik perhatian publik dan parlemen. Ia mengaku menantikan substansi yang akan disampaikan Presiden dalam forum resmi kenegaraan tersebut.

“Ya tentu kita nanti tunggu ya, kira-kira apa alasannya hari ini beliau datang dan ini menjadi sejarah baru,” katanya.

Ia kembali menegaskan bahwa kehadiran langsung Presiden dalam penyampaian kerangka ekonomi makro merupakan sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam agenda serupa di DPR RI.

“Karena biasanya hanya Menkeu saja. Kita tidak tahu apa yang akan disampaikan oleh beliau nanti,” tutup Sohibul Iman.

Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Tahun Persidangan 2025/2026 dilaksanakan di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dengan agenda mendengarkan penyampaian pemerintah mengenai kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal menuju APBN Tahun 2027.