Jakarta (20/05) — Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS, Anis Byarwati, mengapresiasi penyampaian kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Tahun Persidangan 2025/2026 yang digelar pada Rabu (20/05) di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Dalam sesi PKS Legislative Report, Anis menyebut rapat paripurna kali ini menjadi momentum istimewa karena dihadiri langsung oleh Presiden RI untuk menyampaikan arah kebijakan ekonomi nasional.
“Rapat paripurna kali ini seperti disampaikan oleh Ibu Ketua DPR, ini rapat paripurnanya spesial karena dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto,” ujar Anis.
Ia menilai pidato Presiden berlangsung penuh semangat dan memberikan optimisme bagi masyarakat terkait kondisi ekonomi Indonesia ke depan.
“Tadi juga beliau pidato yang disaksikan seluruh rakyat Indonesia, pidatonya penuh semangat, dua jam penuh berdiri pidato dan intinya memang menyampaikan semangat kepada seluruh rakyat Indonesia,” lanjutnya.
Menurut Anis, Presiden dalam pidatonya menegaskan komitmen pemerintah untuk memperbaiki kondisi ekonomi nasional dan menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.
“Bapak Presiden menyampaikan bahwa kondisi ekonomi kita akan membaik dan juga menyampaikan pesan-pesan khusus untuk perbaikan ekonomi kita ke depan,” katanya.
Anis menjelaskan bahwa agenda utama paripurna tersebut adalah penyampaian kerangka ekonomi makro dan kebijakan fiskal sebagai arah penataan ekonomi Indonesia menuju tahun 2027.
“Jadi intinya adalah penyampaian kerangka ekonomi makro dan kebijakan fiskal. Jadi bagaimana Indonesia menata kembali ekonominya dan Presiden dengan sangat bersemangat ingin memperbaiki kondisi ekonomi kita,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pesan Presiden terkait pentingnya keberpihakan kebijakan ekonomi terhadap kesejahteraan rakyat, termasuk dorongan agar sektor perbankan lebih memudahkan akses pembiayaan masyarakat.
“Presiden Prabowo juga mengutip Undang-Undang Pasal 33 di mana negara harus berbuat yang terbaik untuk mensejahterakan rakyat,” ujar Anis.
“Dan juga banyak pesan-pesan khusus termasuk bagaimana bank-bank Himbara itu harus menurunkan bunga kredit untuk rakyat agar mempermudah akses kredit dan sebagainya,” tambahnya.
Sebagai anggota Komisi XI DPR RI yang membidangi sektor keuangan dan perbankan, Anis menilai adanya komitmen kuat dari pemerintah untuk memperbaiki kondisi ekonomi nasional demi kesejahteraan masyarakat.
“Intinya adalah bahwa ada itikad baik dari pemerintah memperbaiki ekonomi Indonesia demi kesejahteraan rakyat, jadi kita doakan dan kita optimis. Mudah-mudahan Indonesia ekonominya akan semakin baik,” pungkasnya.
Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Tahun Persidangan 2025/2026 digelar di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dengan agenda mendengarkan penyampaian pemerintah terkait kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal menuju APBN Tahun 2027.