Tegal (27/04) — Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, menegaskan peran krusial perempuan sebagai pilar peradaban bangsa saat menggelar kegiatan reses masa sidang IV tahun 2026 bersama 250 anggota Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (Bipeka) PKS Kota Tegal, April 2026.
Kegiatan yang bertepatan dengan momentum Hari Kartini dan Milad ke-24 PKS ini bertujuan memperkuat peran strategis perempuan dalam pembangunan karakter generasi mendatang.
Turut hadir juga dalam kegiatan itu Ketua DPD PKS Kota Tegal sekaligus anggota DPRD Kota Tegal, Zaenal Nurohman.
Dalam paparannya, pria yang akrab disapa Fikri ini mengapresiasi semangat para “Kartini” Tegal yang terus menunjukkan keberdayaan di berbagai lini, mulai dari sektor domestik hingga publik.
“Bagi saya, perempuan adalah tiang peradaban. Kualitas sebuah bangsa sangat bergantung pada kualitas keluarga-keluarganya, dan kualitas keluarga sangat ditentukan oleh peran hebat seorang perempuan di dalamnya,” kata Fikri dalam keterangannya, Senin (27/4/2026) di Kota Tegal.
Legislator Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) dari daerah pemilihan Jawa Tengah IX (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes) ini menambahkan bahwa perempuan merupakan madrasah ula atau sekolah pertama bagi anak-anak.
Menurutnya, memastikan akses pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan bagi perempuan bukan sekadar memenuhi hak, melainkan investasi terbesar masa depan bangsa.
Fikri juga menyoroti transformasi peran perempuan saat ini yang tidak lagi sebatas konco wingking (teman di dapur), melainkan penggerak ekonomi melalui UMKM.
Dalam refleksi sejarahnya, Fikri juga menceritakan titik balik spiritual RA Kartini saat bertemu Kiai Sholeh Darat.
Pertemuan tersebut melahirkan Kitab Faidhur-Rohman, tafsir Al-Qur’an berbahasa Jawa dengan aksara Arab Pegon. Tafsir surat Al-Baqarah ayat 257 mengenai transisi “dari gelap menuju cahaya” inilah yang menjadi inspirasi semboyan ikonik Habis Gelap Terbitlah Terang.
Tak lupa, Fikri mengajak warga Tegal meneladani Raden Ajeng Kardinah, adik kandung Kartini yang mengabdi di Tegal. Sebagai istri Bupati Tegal Ario Reksonegoro X, Kardinah mendirikan sekolah keterampilan dan rumah sakit yang kini dikenal sebagai RSUD Kardinah.
“Teruslah belajar dan tingkatkan kapasitas diri. Jadilah pelita yang menghangatkan keluarga dan tebarkan kebermanfaatan yang lebih luas untuk Indonesia,” tutup Fikri sembari mengucapkan selamat Hari Kartini bagi seluruh perempuan tangguh.