Sumedang (20/04) — Anggota DPR RI Fraksi PKS, Ateng Sutisna, menghadiri kegiatan Halalbihalal (HBH) DPD PKS Kabupaten Sumedang yang digelar di kawasan Gunung Kunci, Kelurahan Kotakulon, Kecamatan Sumedang Selatan, Sabtu (18/4/2026). Mengangkat tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Ukhuwah”, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat arah gerak partai melalui fokus utama Kader, Kaderisasi, Pelayanan Publik, dan Pemenangan Pemilu (K2P2).
Kegiatan ini dihadiri lebih dari 300 peserta, yang terdiri atas pengurus MPD, DPD, DPW PKS Jawa Barat, anggota legislatif dari tingkat pusat hingga daerah, dewan pakar, ketua DPC se-Kabupaten Sumedang, anggota pelopor, serta para calon legislatif 2024. Kehadiran berbagai elemen ini memperkuat pesan konsolidasi dan kesiapan struktur partai dalam menghadapi agenda ke depan.
Dalam sambutannya, Ateng menegaskan bahwa penguatan K2P2 hanya akan bermakna apabila diterjemahkan menjadi kerja daerah yang terukur, relevan, dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia mengingatkan bahwa arah tersebut telah menjadi penekanan dalam Rakerda PKS Sumedang, khususnya pada aspek pelayanan publik dan strategi kemenangan ke depan.
“Arah K2P2 tidak boleh berhenti sebagai jargon organisasi. Ia harus turun menjadi kerja nyata: keluarga yang lebih kuat, kaderisasi yang lebih rapi, advokasi yang lebih terasa, digitalisasi yang lebih modern, dan wakil rakyat yang lebih dekat dengan warga,” tegas Ateng.
Lebih lanjut, Ateng menjelaskan bahwa arah K2P2 yang ditetapkan DPP PKS telah diterjemahkan ke dalam delapan program unggulan partai, yaitu Rumah Keluarga Indonesia, Gerakan Ekonomi Mandiri, Sekolah Kader Patriot Indonesia, Join PKS, Akademi Pemimpin Indonesia, Transformasi Digital PKS, Advokasi Kebijakan untuk Rakyat, dan Jaring Wakil Rakyat. Program-program tersebut diharapkan menjadi kerangka kerja konkret agar PKS hadir sebagai rumah kader, rumah advokasi, rumah pelayanan, dan rumah solusi bagi masyarakat.
Di akhir sambutannya, Ateng mendorong DPD PKS Sumedang untuk segera menyusun peta implementasi program berbasis kebutuhan wilayah. Ia menekankan pentingnya fokus pada isu-isu strategis daerah seperti pendidikan, pertanian, panas bumi, tata kelola lahan, dan persampahan, serta mengaitkannya secara operasional dengan program advokasi kebijakan dan penguatan jejaring wakil rakyat.
Selain itu, ia juga menekankan percepatan digitalisasi organisasi agar mampu mendukung kerja-kerja pelayanan secara lebih sistematis dan terukur.
“Kita butuh organisasi yang tidak hanya solid secara struktur, tetapi juga kuat dalam data, komunikasi, dan pelaporan kinerja pelayanan,” pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh kader sebagai simbol kebersamaan dan penguatan ukhuwah kader PKS di Kabupaten Sumedang.