Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Kolaborasi dengan SKK Migas, Rofik Salurkan Bantuan Untuk 30 UMKM di Dapil

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Banjarnegara (28/12) — Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Rofik Hananto menyalurkan bantuan penanggulangan dampak Covid-19 untuk UMKM di Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga dan Kebumen. Bantuan CSR ini merupakan kerjasama antara komisi VII DPR RI dengan SKK Migas.

Bantuan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan penerima di kompleks SMPIT Permata Hati Banjarnegara oleh Manager Senior Hubungan Kelembagaan Dukungan Bisnis SKK Migas Safe’i Syafri, Senin (27/12).

Bantuan diberikan kepada Yayasan Langit Biru Bumi Berdaya Purbalingga berupa alat untuk 10 UMKM Es Duren Senilai Rp 100 juta. Kemudian Yayasan Insan Mandiri Banjarnegara berupa alat mesin jahit dan perlengkapannya untuk 10 UMKM senilai Rp 50 juta.

Berikutnya Yayasan Bumen Buana Jaya Kebumen berupa alat untuk 10 UMKM pembuat krupuk rambak senilai Rp 50 juta.

Manager Senior Hubungan Kelembagaan Dukungan Bisnis SKK Migas Safe’i Syafri mengatakan, pemberian bantuan itu merupakan aspirasi anggota Komisi 7 DPR RI Rofik Hananto yang peduli dengan UMKM di dapilnya.

“Pemberian bantuan hari ini luar biasa. Hari ini kita memberikan bantuan peralatan untuk 3 yayasan di 3 kabupaten. Harapan kami bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat penerima,” kata dia yang juga Ketua Tim Bantuan Covid-19.

Pembina Yayasan Insan Mandiri Banjarnegara Pujo Herdiansyah menyampaikan terima kasih kepada SKK Migas dan anggota Komisi 7 DPR RI FPKS Rofik Hananto yang telah mendistribusikan bantuan 10 peralatan jahit dan obras.

“Kami berharap ke depan akan ada dukungan lebih di sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata Pujo yang juga Ketua Komisi 1 DPRD Banjarnegara.

Basyirun, Tenaga Ahli anggota Komisi 7 DPR RI Rofik Hananto mengatakan, SKK Migas merupakan mitra kerja Komisi 7 yang komitmen membantu penanggulangan dampak Covid-19.

“Pandemi covid-19 telah memberikan dampak pada semua aspek kehidupan, salah satunya aspek ekonomi. Kami berharap, bantuan ini dapat memberikan multiplier effect atau efek berlipat sehingga ekonomi masyarakat bisa tumbuh kembali,” ujarnya.

Anggota DPRD Kabupaten Banjarnegara yang juga Sekretaris Komisi 4 Dedi Suramli mengatakan, bantuan ini diharapkan menjadi salah satu sarana untuk mengubah stigma Banjarnegara sebagai kota pensiunan menjadi kota sentra UMKM.

“Semoga bantuan ini bisa berkesinambungan. Karena banyak bantuan Covid yang sekali pakai habis. Padahal kita tidak tahu pandemi ini kapan berakhir. Karena itu pemberian bantuan peralatan produksi ini sangat tepat,” jelasnya.