Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Anggota DPR Fikri Faqih Kunjungi Footballindo Academy Slawi, Tekankan Olahraga sebagai Pendidikan Karakter

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Tegal (13/08) — Anggota DPR RI daerah pemilihan Jawa Tengah IX, Abdul Fikri Faqih, meninjau fasilitas sarana dan prasarana di Footballindo Academy, Slawi, Kabupaten Tegal.

Kunjungan dalam rangka reses masa sidang V tahun 2025-2026 ini bertujuan memastikan ekosistem pembinaan sepak bola berjalan optimal guna membentuk karakter kuat pada generasi muda.

Dalam lawatannya, politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut mengecek langsung kelayakan infrastruktur yang menunjang pembinaan atlet, mulai dari bangunan mes, fasilitas kebugaran fisik, hingga rencana pengembangan ketahanan pangan di lingkungan akademi.

Tidak hanya meninjau fasilitas, Fikri juga berdialog dengan para pemain sepak bola kelompok umur yang sedang berlatih.

Para pemain tersebut diketahui tidak hanya berasal dari kawasan lokal Tegal, tetapi juga ada yang direkrut dari Maluku.

Menurut Fikri, memajukan olahraga tidak bisa lahir secara instan hanya dari sebuah kompetisi.

Ia menilai, di balik setiap atlet yang berprestasi, terdapat proses panjang yang melibatkan fasilitas memadai, pelatih berdedikasi, serta pembinaan yang berkelanjutan.

“Olahraga bukan hanya soal menang dan kalah. Di dalamnya ada pendidikan karakter, kedisiplinan, kerja sama, dan bagaimana anak-anak kita belajar berjuang untuk mencapai sesuatu,” kata Fikri dalam keterangannya, Rabu (12/8/2026).

Perhatian Fikri terhadap ekosistem olahraga di Kabupaten Tegal ini bukan hal yang baru.

Pada tahun 2025 lalu, Fikri juga mendukung aspirasi alat kebugaran serta mendukung penyelenggaraan turnamen sepak bola antarkesebelasan yang diinisiasi oleh pihak Footballindo.

Fikri menegaskan bahwa Kabupaten Tegal memiliki segudang bakat muda potensial di bidang olahraga.

Namun, tantangan terbesarnya adalah sinergi antara pemerintah, legislatif, komunitas, dan orang tua untuk bersama-sama menyediakan wadah yang tepat.

Tempat-tempat seperti akademi olahraga dinilai memiliki posisi krusial sebagai ruang tumbuh bagi calon-calon atlet.

“Potensi anak-anak kita banyak. Tinggal bagaimana kita memberikan ruang, fasilitas, pembinaan, dan kesempatan kepada mereka untuk berkembang,” tuturnya.

Ia berharap, langkah-langkah pembinaan di daerah ini terus mendapat dukungan penuh sehingga olahraga tidak lagi sekadar menjadi pengisi waktu luang, melainkan investasi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia.

“Kalau pembinaannya baik, insyaallah bukan hanya atlet yang kita lahirkan, tetapi generasi yang punya karakter kuat dan siap menghadapi masa depan,” pungkas Fikri.