Tangerang (13/08) — Kekeringan masih menjadi persoalan yang membayangi petani di Kampung Buaran Asem, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi PKS, Habib Idrus Al Jufri, mendatangi langsung para petani, mendengarkan keluhan mereka, sekaligus menyerahkan bantuan pompa air sebagai langkah awal membantu kebutuhan pengairan lahan, Sabtu (8/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, petani menyampaikan sejumlah persoalan, mulai dari debit air yang kurang, kondisi waduk yang sudah dangkal, hingga kebutuhan tambahan anggaran untuk memperbaiki sistem irigasi dan sumber air.
“Pompa ini merupakan tahap awal bantuan untuk para petani. Bantuan selanjutnya akan kita upayakan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan yang bisa kita perjuangkan,” kata Habib Idrus.
Ia menjelaskan, persoalan air yang dihadapi petani tidak berhenti pada ketersediaan pompa, melainkan juga menyangkut sumber air, irigasi, dan kondisi waduk yang sudah mengalami pendangkalan. Menurutnya, seluruh aspirasi tersebut akan dicatat dan menjadi bahan yang diperjuangkan melalui rapat kerja maupun Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPR RI.
“Persoalan air ini harus kita carikan jalan keluarnya. Bukan hanya soal pompa, tetapi juga sumber air, irigasi, dan kondisi waduk yang sudah dangkal. Aspirasi ini akan menjadi bahan yang kita bawa dalam pembahasan di tingkat pusat,” ujarnya.
Habib Idrus menegaskan, produktivitas pertanian tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan pupuk dan alat mesin pertanian, tetapi juga sangat bergantung pada ketersediaan air, infrastruktur pertanian, serta tenaga kerja.
“Kita dengarkan satu per satu kebutuhannya. Yang bisa kita bantu langsung, kita bantu. Yang membutuhkan kebijakan dan anggaran, akan kita perjuangkan melalui rapat kerja maupun RDP. Jangan sampai aspirasi petani hanya berhenti di pertemuan,” tegasnya.
Kunjungan tersebut turut didampingi Iyan Mulyana, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, serta Kusnadi, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Mauk dan Kecamatan Kemiri.