Jakarta (14/09) — Anggota Komisi III DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta III, Adang Daradjatun, melaksanakan kegiatan Kundapil VIII di Kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi Adang untuk menyerap aspirasi sekaligus berdialog langsung dengan masyarakat mengenai berbagai persoalan yang dihadapi warga, khususnya terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pencegahan narkotika, serta kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan.
Kegiatan turut dihadiri Ketua DPC PKS Jakarta Barat Narmansyah, Camat Kembangan Muhamad Fahmi, Kanit Binmas Polsek Kembangan Iptu Yunus, Babinsa Joglo Serka Yulianto, Ketua Aliansi Generasi Anti Narkotika Nasional (AGGAN) Eddi Inhari, Kepala Tim Pencegahan BNNP DKI Jakarta Afif Rizal, Ketua RW 001 Rahmat Hidayat, Ketua RT 001 Ma’mun Ahlal Fadli, para ketua RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, kader PKK, Dawis, Jumantik, Posyandu, serta warga Kelurahan Joglo.
Dalam kesempatan tersebut, Narmansyah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang terus memberikan kepercayaan kepada PKS. Ia mengajak masyarakat untuk terus mengawal berbagai program yang berkaitan langsung dengan kebutuhan warga, khususnya bidang pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, serta program sekolah swasta gratis yang sedang berjalan di Jakarta.
Sementara itu, Camat Kembangan Muhamad Fahmi menyampaikan berbagai kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah Kembangan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah wilayah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan serta menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
Dari sisi kamtibmas, Iptu Yunus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan melakukan pencegahan sejak dini terhadap potensi tindak kejahatan maupun kenakalan remaja. Ia menyampaikan bahwa jajaran kepolisian bersama unsur masyarakat terus melakukan pemantauan dan langkah-langkah pencegahan di lingkungan, termasuk membangun komunikasi dengan para pengurus RT dan RW.
Hal senada disampaikan Babinsa Joglo Serka Yulianto. Ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kehati-hatian, khususnya ketika meninggalkan rumah. Menurutnya, kewaspadaan penting dilakukan mengingat potensi kebakaran di kawasan permukiman serta persoalan yang berkaitan dengan aktivitas remaja. Ia juga mendorong masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang mencurigakan di lingkungan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua AGGAN Eddi Inhari mengingatkan bahwa keluarga merupakan benteng pertama dalam mencegah penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, pengawasan dan komunikasi antara orang tua dan anak perlu diperkuat agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan maupun peredaran narkotika.
Melanjutkan pemaparan tersebut, Kepala Tim Pencegahan BNNP DKI Jakarta Afif Rizal menjelaskan perkembangan ancaman narkotika yang semakin beragam. Ia mengingatkan masyarakat agar mengenali jenis maupun modus peredaran narkotika yang berkembang, sekaligus membangun ketahanan keluarga dan lingkungan sebagai bagian dari upaya pencegahan.
Ia juga mendorong masyarakat untuk tidak takut melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan anggota keluarga atau lingkungan sekitar yang telah terpapar narkotika. Penanganan dan rehabilitasi sedini mungkin dinilai penting agar seseorang dapat diselamatkan dari ketergantungan dan kembali menjalani kehidupan secara produktif.
Dalam sambutannya, Adang Daradjatun mengawali penyampaian dengan pentingnya pendidikan politik bagi masyarakat. Ia mengingatkan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan melalui pilihan politiknya.
“Bapak dan Ibu harus mengenal siapa yang dipilih, bagaimana rekam jejaknya, dan apa yang sudah dikerjakannya. Karena suara yang diberikan menentukan arah kebijakan dan perjalanan negara untuk lima tahun ke depan,” ujar Adang.
Adang kemudian menyampaikan sejumlah hal yang telah dikerjakannya selama menjalankan tugas sebagai anggota DPR RI, termasuk dalam fungsi legislasi, pengawasan, dan menyerap aspirasi masyarakat.
Menurutnya, kegiatan kunjungan daerah pemilihan menjadi penting karena memberikan kesempatan bagi dirinya untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat dan mengetahui persoalan yang membutuhkan perhatian di tingkat nasional.
Selain itu, Adang kembali menekankan pentingnya kewaspadaan bersama terhadap ancaman narkotika. Ia menilai persoalan narkoba tidak dapat hanya diserahkan kepada aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat.
“Kita tidak boleh membiarkan narkoba merusak generasi muda kita. Pencegahan harus dimulai dari keluarga, lingkungan, dan sekolah. Kalau kita bersama-sama menjaga anak-anak kita, insyaallah kita bisa mempersempit ruang bagi peredaran narkoba,” tegasnya.
Adang juga menyampaikan perkembangan sejumlah agenda legislasi yang sedang menjadi perhatian DPR RI, termasuk berbagai RUU yang berkaitan dengan penegakan hukum dan kepentingan masyarakat. Ia menegaskan bahwa setiap masukan yang disampaikan warga dalam kegiatan Kundapil akan menjadi bahan untuk dibawa dalam pembahasan dan pengawasan di tingkat nasional.
“Bapak dan Ibu masih memberikan kepercayaan kepada saya untuk mewakili aspirasi masyarakat. Karena itu, setiap masukan yang disampaikan di sini akan saya catat dan perjuangkan sesuai dengan kewenangan saya sebagai anggota DPR RI,” kata Adang.
Kegiatan Kundapil VIII berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme. Warga tidak hanya mengikuti pemaparan para narasumber, tetapi juga menyampaikan berbagai aspirasi dan kondisi yang mereka hadapi di lingkungan Kelurahan Joglo.
Adang berharap komunikasi antara masyarakat, pemerintah wilayah, aparat keamanan, dan wakil rakyat dapat terus diperkuat sehingga berbagai persoalan di tingkat lingkungan dapat dicegah dan ditangani sejak dini.