Jakarta (08/09) — Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, Achmad Ru’yat, dari Dapil Jawa Barat V (Kabupaten Bogor), mendesak Kementerian Kesehatan memperkuat koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam menangani dampak kesehatan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Hal tersebut disampaikan Achmad Ru’yat dalam sesi PKS Legislative Report jelang Rapat Paripurna ke-5 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027, Selasa (08/09), di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Ru’yat menilai penanganan bencana perlu dilakukan secara menyeluruh melalui koordinasi lintas lembaga, mulai dari tahap sebelum bencana, saat bencana terjadi, hingga pascabencana. Ia secara khusus mendorong Kementerian Kesehatan dan BNPB memperkuat langkah mitigasi serta menyiapkan dukungan anggaran untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.
“Saya mendesak kepada Kementerian Kesehatan, Pak Budi Gunadi Sadikin, agar berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, BNPB, terkait dengan alokasi anggaran, baik sebelum bencana untuk sosialisasi kepada masyarakat agar punya kesadaran menangani ketika bencana datang, kemudian ketika bencana terjadi dan pascabencana,” ujar Anggota DPR RI Dapil Jawa Barat V tersebut.
Menurut Ru’yat, perhatian khusus perlu diberikan terhadap dampak kesehatan pascabencana, terutama akibat paparan abu vulkanik. Ia menyoroti potensi gangguan terhadap kesehatan pernapasan, mata, hingga kulit masyarakat yang terdampak.
“Terutama pascabencana terkait dengan kesehatan pernapasan karena ini mengandung abu vulkaniknya, mengandung semacam silika yang berbahaya dan juga asam. Kemudian juga terhadap mata, ini akan membahayakan bagaimana juga terhadap kesehatan kulit,” kata Anggota Komisi IX DPR RI tersebut.
Karena itu, Ru’yat meminta pemerintah bergerak cepat dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak. Menurutnya, kehadiran negara harus diwujudkan melalui respons yang cepat dan terkoordinasi dalam menghadapi dampak bencana.
“Dan tentu mudah-mudahan ini dilakukan dengan secepat-cepatnya karena hadirnya negara untuk melindungi warganya,” pungkas Anggota DPR RI Dapil Jawa Barat V tersebut.