Klaten (11/07) — Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, memimpin kegiatan Panen Raya Padi di lahan seluas 30 hektare yang berlokasi di Desa Wonosari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, pada Jumat (10/7/2026). Langkah ini menjadi bentuk komitmen nyata dari jajaran legislatif dalam mendorong modernisasi pertanian nasional demi memperkuat ketahanan pangan.
Dalam kegiatan strategis tersebut, Abdul Kharis didampingi langsung oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, serta tujuh anggota Komisi IV DPR RI lainnya. Agenda ini juga dihadiri oleh Bupati Klaten beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Klaten, pemangku kepentingan sektor pertanian, dan sekitar 1.115 petani dari berbagai wilayah di Kabupaten Klaten.
Rangkaian acara dimulai dengan prosesi panen padi secara simbolis. Abdul Kharis bersama anggota Komisi IV DPR RI lainnya membersamai Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto dalam kegiatan ini dan terlebih dahulu melakukan pemotongan padi menggunakan alat tradisional (sabit). Setelah itu, Abdul Kharis langsung memimpin rombongan untuk mengoperasikan mesin combine harvester, yang menandai percepatan adopsi teknologi bagi para petani lokal.
Panen raya ini dilaksanakan di demplot pertanian seluas 30 hektare, yang merupakan hasil pendampingan bersama antara Komisi IV DPR RI, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten, Pupuk Indonesia, serta PT Langgeng Asri Makmur di bawah pimpinan Singgih Santosa selaku Mitra Pupuk Indonesia.
Selain memanen padi, Abdul Kharis juga menyaksikan demonstrasi pemanfaatan drone pertanian untuk penyebaran pupuk secara presisi dan efisien. Pada kesempatan yang sama, ia menyerahkan berbagai bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) program Demfarm kepada kelompok tani setempat, termasuk drone pertanian, mesin pemotong rumput, hand sprayer, dan dukungan pupuk organik.
Abdul Kharis Almasyhari menegaskan bahwa Komisi IV DPR RI akan terus mengawal berbagai program yang mendukung kemajuan sektor pertanian dan kesejahteraan petani di Indonesia. Menurutnya, pencapaian para petani di Klaten merupakan bukti nyata keberhasilan kolaborasi multidimensi.
“Apa yang telah dicapai para petani di Klaten menjadi bukti bahwa kolaborasi antara petani, pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan DPR RI dapat menghasilkan kemajuan yang nyata. Kami akan terus memperjuangkan program-program yang berpihak kepada petani agar produktivitas meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik,” ujar Abdul Kharis.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, yang turut memberikan sambutan, menambahkan bahwa sektor pertanian harus selalu menjadi prioritas dalam pembangunan nasional karena berkaitan langsung dengan ketahanan pangan dan kesejahteraan rakyat.
Titiek mengapresiasi semangat para petani Klaten yang terus berinovasi dan mampu meningkatkan hasil produksi melalui pemanfaatan teknologi serta program pendampingan yang diberikan. Kehadiran teknologi modern seperti combine harvester dan drone menurutnya bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan masa depan.
Dalam sesi ramah tamah, para petani menyampaikan apresiasi yang besar atas kehadiran dan bantuan dari jajaran Komisi IV DPR RI. Mereka mengaku merasakan manfaat nyata dari program demfarm yang dijalankan, baik dalam aspek peningkatan kesuburan tanah, efisiensi budidaya, hingga peningkatan kualitas dan kuantitas hasil panen.
Kegiatan panen raya ini menjadi bukti sinergi kuat antara legislatif, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia yang lebih kokoh.