Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Bertemu Dubes Talip Küçükcan, Fikri Faqih Perkuat Poros Kolaborasi Akademik RI-Turkiye

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (08/07) — Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, mengadakan pertemuan dengan Duta Besar Republik Turkiye untuk Indonesia, Prof. Dr. Talip Küçükcan, di Jakarta, Rabu (8/7/2026).

Keduanya membahas langkah strategis untuk memperkuat kerja sama bilateral, khususnya perluasan program pertukaran pelajar, beasiswa, dan kolaborasi riset akademik antarkedua negara.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat selama kurang lebih satu jam tersebut, sektor pendidikan menjadi fokus utama mengingat bidang ini merupakan mitra kerja Komisi X DPR RI.

Kedua belah pihak saling bertukar pikiran mengenai ekosistem pendidikan di Indonesia dan Turkiye guna mencari peluang kolaborasi yang lebih masif.

“Kami telah bertemu dengan sahabat kami, Anggota Parlemen Indonesia yang terhormat, Bapak Abdul Fikri Faqih. Kami berbincang mengenai langkah-langkah untuk memperkuat hubungan bilateral kita, terutama di bidang pendidikan,” kata Prof. Dr. Talip Küçükcan usai pertemuan tersebut.

Dubes Talip menambahkan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting.

“Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan yang luar biasa dapat bertemu dengan Yang Mulia Abdul Fikri Faqih untuk bertukar pandangan mengenai hubungan Turkiye dan Indonesia,” ujarnya.

Di sisi lain, Abdul Fikri Faqih mengapresiasi wawasan serta kerendahan hati sang duta besar.

Ia mengaku takjub dengan sikap bersahaja Prof. Dr. Talip Küçükcan yang merespons cepat komunikasi yang dibangun secara informal, serta turut mengundangnya untuk menginspirasi generasi muda di daerah pemilihannya.

“Saya benar-benar merasa tersanjung dan hampir tidak percaya. Seorang pejabat sekaliber duta besar, yang juga merupakan seorang profesor, bersedia memenuhi undangan yang hanya dikirimkan melalui WhatsApp. Pengalaman, wawasan, dan sikap beliau sangat patut diteladani,” ungkap Fikri.

Fikri berharap sang duta besar bersedia meluangkan waktu untuk berdialog langsung dengan mahasiswa di Jawa Tengah.

“Saya berharap Bapak Duta Besar berkenan untuk diundang memberikan pidato motivasi bagi para pemuda di kota tempat tinggal saya, Semarang, atau di daerah pemilihan saya, Tegal dan Brebes,” tambah legislator dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes) ini.

Pertemuan ini sejalan dengan tren peningkatan kerja sama pendidikan tingkat tinggi antara Indonesia dan Turkiye. Saat ini, Turkiye telah menjadi salah satu destinasi utama mahasiswa Indonesia karena biaya pendidikan yang terjangkau, letak strategis, dan iklim sosial-budaya yang ramah.

Tercatat ada sekitar 2.000 hingga 4.500 mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di berbagai kota besar di Turkiye, didukung oleh kuota penuh Türkiye Scholarships (YTB) setiap tahunnya.

Sebagai simbol persahabatan, pertemuan di Jakarta ini ditutup dengan sesi tukar buku. Dubes Talip memberikan salinan buku mengenai sejarah dan prospek hubungan Indonesia-Turkiye.

Sementara itu, Fikri menyerahkan sejumlah buku karyanya, antara lain Darurat Literasi Indonesia, Benang Kusut Penyelenggaraan Pendidikan Dasar dan Menengah, serta buku mengenai reformasi tata kelola haji.