Majalengka (28/06) — Anggota DPR RI Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan Jawa Barat IX (Sumedang, Majalengka, dan Subang), Ateng Sutisna, mengapresiasi penyelenggaraan pertemuan pimpinan DPRD Fraksi PKS se-Jawa Barat yang diinisiasi Ketua DPW PKS Jawa Barat sekaligus Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Iwan Suryawan, pada Rabu (24/6/2026). Menurut Ateng, forum tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antarlembaga legislatif dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Ateng, forum tersebut merupakan langkah strategis untuk menyatukan arah perjuangan politik PKS di tingkat daerah sekaligus memastikan seluruh pejabat publik PKS memiliki ruang koordinasi yang efektif dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Forum seperti ini sangat positif karena menjadi wadah berbagi pengalaman, menyamakan persepsi, serta memperkuat sinergi antarpimpinan DPRD PKS di Jawa Barat. Kolaborasi yang baik akan membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efektif dan berdampak,” ujar Ateng.
Sebagai Anggota DPR RI yang juga berasal dari Jawa Barat, Ateng menilai forum tersebut sebaiknya tidak berhenti sebagai agenda insidental, tetapi dilaksanakan secara berkala, misalnya setiap tiga bulan sekali. Menurutnya, pertemuan rutin akan menjadi media evaluasi terhadap berbagai capaian kerja para pimpinan DPRD PKS di daerah sekaligus ruang untuk mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Pertemuan berkala penting agar setiap pimpinan DPRD dapat menyampaikan perkembangan, tantangan, maupun inovasi yang telah dilakukan di daerahnya masing-masing. Dengan demikian, praktik-praktik baik dapat direplikasi dan berbagai hambatan dapat dicarikan solusi secara bersama-sama,” katanya.
Ateng juga mengusulkan agar forum tersebut dikembangkan menjadi ruang perencanaan bersama dalam mengimplementasikan delapan program kerja unggulan PKS di tingkat daerah. Menurutnya, setiap kabupaten dan kota memiliki karakteristik serta kebutuhan pembangunan yang berbeda sehingga diperlukan sinkronisasi antara program prioritas partai dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
“Forum ini dapat menjadi media untuk mengolaborasikan delapan program unggulan PKS dengan berbagai program prioritas yang diusulkan pimpinan DPRD di kabupaten dan kota. Dengan demikian, kebijakan yang lahir benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat identitas pelayanan PKS,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ateng menilai koordinasi lintas jenjang antara anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota perlu terus diperkuat agar agenda perjuangan politik dapat berjalan secara terintegrasi. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan daerah yang membutuhkan dukungan kebijakan maupun anggaran dari tingkat nasional.
“Kita harus membangun pola kerja yang saling terhubung. Aspirasi masyarakat dari daerah dapat diperjuangkan secara berjenjang hingga tingkat nasional, sementara kebijakan pusat juga dapat dikawal implementasinya melalui anggota DPRD di daerah. Sinergi seperti inilah yang akan memperkuat efektivitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ateng berharap konsolidasi pimpinan DPRD PKS se-Jawa Barat dapat menjadi model koordinasi yang berkelanjutan dan menghasilkan berbagai program nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Semakin kuat koordinasi antarpejabat publik PKS, semakin besar pula manfaat yang dapat kita hadirkan bagi masyarakat. Jabatan publik bukan sekadar amanah politik, tetapi sarana untuk menghadirkan solusi, memperjuangkan aspirasi rakyat, dan mempercepat pembangunan daerah secara berkelanjutan,” pungkas Ateng.