Makassar (06/06) — Anggota DPR RI, Meity Rahmatia menghadiri kegiatan temu presiden PKS dan bimbingan teknis yang digelar Pengurus Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Sulsel. Pada kegiatan yang berlangsung sejak Rabu (3/5/2026) tersebut, Meity yang baru saja pulang menunaikan ibadah haji di tanah suci, Makkah, menyempatkan datang di hari terakhir acara, pada Jumat (05/06/2026).
Ia bertolak dari Jakarta pada Kamis malam (4/5/2026) demi menghadiri acara yang mengumpulkan seluruh anggota legislatif PKS se-daerah Sulsel di salah satu hotel di Kota Makassar itu.
Meity yang terpilih dari Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan I pada pemilihan legislatif 2024 lalu, mengatakan, kehadirannya adalah bentuk tanggung jawab dan komitmennya sebagai kader sekaligus anggota DPR dari PKS. Ia pun berharap mendapatkan banyak masukan, wawasan, arahan, dan semangat baru dari Bimtek ini.
“Saya berharap bisa mendapatkan banyak masukan, wawasan, arahan, dan motivasi untuk meningkatkan daya juang serta profesionalisme dari para mentor atau para senior di kegiatan ini,” jelasnya.
Walaupun baru bisa hadir di hari terakhir kegiatan Bimtek ini, Meity mengaku tetap antusias. Ia ikut berbaur dengan Aleg lainnya di acara. Menyapa pengurus, dan tokoh-tokoh yang hadir seperti Presiden PKS Almuzammil Yusuf, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, dan lainnya yang turut hadir.
Menurutnya, yang paling penting dari kegiatan ini adalah silaturahmi dengan tokoh-tokoh politik, dan konsolidasi sesama Aleg dan pengurus PKS di Sulsel.
“Selain peningkatan kapasitas dan kualitas Aleg, yang tak kalah penting yaitu terbangunnya kebersamaan antara sesama Aleg. Ada silaturahmi. Ya, semoga kami bisa mengemban amanah yang diberikan oleh partai,” ungkapnya penuh semangat.
Di hari terakhir kegiatan Bimtek ini, Presiden PKS Almuzammil Yusuf memberikan arahan kepada seluruh Aleg yang menekankan beberapa poin penting. Di antaranya mendorong Aleg PKS di Sulsel untuk aktif dalam menyebarluaskan informasi PKS di daerah masing-masing.
“Saya harap seluruh kader PKS menjadi juru bicara yang dapat memberikan perspektif yang utuh dan positif dalam banyak persoalan yang terjadi di negara kita. Khususnya di daerah-daerah yang menunjukkan kearifan lokal,” ujarnya.
Selain itu, Almuzammil juga meminta kader dan Aleg PKS hidup penuh empati kepada masyarakat. Tidak menunjukkan kemewahan berlebihan di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang sedang tidak stabil.
“Kader menunjukkan empati dan teladan kepada masyarakat. Menjaga personalitas dan kepribadian Islami yang dimulai dari rumah tangga. Menunjukkan Islam Rahmatan Lil Alamin,” pungkasnya sebelum menutup resmi kegiatan ini.