Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Masa Persidangan ke-V, Rizal Bawazier: DPR Fokus Bahas Pengawasan Anggaran dan Prolegnas 2026

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (13/05) — Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKS, Rizal Bawazier, menyampaikan bahwa fokus utama DPR RI pada Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 adalah pengawasan anggaran serta kelanjutan pembahasan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026. Hal tersebut disampaikannya dalam sesi PKS Legislative Report jelang Rapat Paripurna DPR RI pada Selasa (12/05) di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Menurut Rizal, seluruh anggota DPR RI akan memaksimalkan fungsi pengawasan terhadap penggunaan anggaran negara selama masa sidang yang berlangsung hingga 12 Juli 2026.

“Dalam masa persidangan kelima saat ini kita akan fokus, semua anggota DPR akan membahas mengenai pengawasan anggaran,” ujar Rizal.

Ia menjelaskan bahwa pengawasan anggaran menjadi bagian penting dari fungsi DPR RI untuk memastikan penggunaan APBN berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Masa sidang kelima ini sampai tanggal 12 Juli 2026 fokus kepada pengawasan anggaran setiap komisi,” lanjutnya.

Selain pengawasan anggaran, Rizal juga menyebut Badan Legislasi DPR RI akan terus melanjutkan pembahasan sejumlah rancangan undang-undang yang masuk dalam Program Legislasi Nasional tahun 2026.

“Dan juga Badan Legislasi akan terus melanjutkan pembahasan RUU mengenai Prolegnas untuk tahun 2026,” katanya.

Politisi PKS itu menegaskan bahwa Fraksi PKS akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara konsisten sebagai bentuk komitmen dalam memastikan kebijakan pemerintah berjalan sesuai kepentingan rakyat.

“Kita tetap semangat, terus mendukung. Fraksi PKS akan terus mengawasi,” tegas Rizal.

Ia berharap pelaksanaan fungsi pengawasan dan legislasi pada masa sidang kali ini dapat menghasilkan kebijakan yang lebih akuntabel serta berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.