Jakarta (12/05) — Mendagri Tito Karnavian mendorong terciptanya iklim kompetitif antar-pemerintah daerah untuk memacu inovasi dan peningkatan kinerja melalui ajang Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 di Palembang. Penilaian tersebut mencakup empat kategori utama, yaitu penurunan pengangguran, penanggulangan kemiskinan dan stunting, pengendalian inflasi, serta pembiayaan kreatif. Beberapa daerah seperti Kabupaten Solok Selatan, Mesuji, Tebo, dan Bintan berhasil meraih penghargaan terbaik di kategorinya masing-masing. Sebagai apresiasi, pemerintah memberikan insentif fiskal hingga Rp3 miliar bagi pemenang tingkat provinsi dan peringkat pertama. Tito (24/04/2026) menekankan pentingnya eksposur publik terhadap capaian positif daerah agar masyarakat mendapatkan informasi yang seimbang mengenai keberhasilan tata kelola pemerintahan.
Menyikapi hal tersebut, Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS, Ahmad Heryawan, menyambut baik langkah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam mendorong terciptanya iklim kompetitif antar-pemerintah daerah melalui ajang Apresiasi Daerah Berprestasi 2026. Kompetisi yang sehat antar-daerah dinilai menjadi instrumen penting dalam memacu inovasi, meningkatkan kinerja, serta mempercepat pelayanan publik yang berkualitas.
“Ajang seperti ini akan mendorong pemerintah daerah untuk terus berinovasi dan menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ungkap Kang Aher saat diwawancarai.
Lebih jauh, mantan Gubernur Jawa Barat dua periode ini menjelaskan bahwa penilaian dalam Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 mencakup empat kategori utama, yakni penurunan pengangguran, penanggulangan kemiskinan dan stunting, pengendalian inflasi, serta pembiayaan kreatif daerah. Sejumlah daerah berhasil meraih penghargaan terbaik di kategorinya masing-masing, seperti Kabupaten Solok Selatan, Mesuji, Tebo, dan Bintan.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa dengan kepemimpinan yang kuat dan inovasi kebijakan, daerah mampu menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai tantangan dan hambatan pembangunan,” tegas Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI ini.
Terakhir, Anggota Fraksi PKS DPR RI Periode 2024–2029 Dapil Jawa Barat II ini menyambut baik pemberian insentif fiskal hingga Rp3 miliar bagi pemenang tingkat provinsi dan peringkat pertama sebagai bentuk apresiasi pemerintah. Insentif tersebut dinilai dapat menjadi stimulus bagi daerah untuk terus meningkatkan kinerja dan daya saing. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya eksposur publik terhadap capaian positif pemerintah daerah agar masyarakat mendapatkan informasi yang berimbang mengenai keberhasilan tata kelola pemerintahan.
“Publikasi capaian daerah sangat penting untuk membangun kepercayaan masyarakat sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik,” demikian tutup Kang Aher.