Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Solusi Permanen Penanganan Kekeringan di Kabupaten Purbalingga, Rofik Dorong Percepat Realisasi SPAM

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Purbalingga (06/05) – Jajaran Pemerintah Kabupaten Purbalingga bersama unsur kementerian, yakni BBWS Serayu Opak dan BPBPK Jawa Tengah, unsur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKS, Rofik Hananto, menggelar Rapat Koordinasi Usulan SPAM Penanganan Kekeringan pada Senin (4/5). Rapat lintas sektoral ini ditujukan untuk merumuskan solusi permanen atas masalah kekeringan musiman di wilayah Purbalingga serta meningkatkan cakupan layanan air minum daerah yang saat ini baru menyentuh angka 71,63 persen.

Menyikapi urgensi pemenuhan infrastruktur dasar tersebut, Rofik menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh permohonan usulan pembangunan SPAM ini di tingkat pusat agar segera terealisasi.

“Pengembangan SPAM ini sangat krusial dan memiliki manfaat strategis untuk menjamin layanan air minum di wilayah rawan kekeringan serta mengurangi ketergantungan dropping air. Kami siap mengawal permohonan dukungan anggaran sebesar Rp103,9 miliar kepada BBWS Serayu Opak dan BPBPK Jawa Tengah agar program ini terealisasi, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah,” tegas Rofik.

Sejalan dengan komitmen dari pihak legislatif, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten 2) Sekda Kabupaten Purbalingga, Mukodam, S.Pt., menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi pendanaan lintas institusi untuk mewujudkan pembangunan SPAM di tengah keterbatasan anggaran daerah.

“Dengan mempertimbangkan keterbatasan kapasitas fiskal daerah, dukungan pendanaan Pemerintah Pusat menjadi faktor kunci percepatan pencapaian target RPJMD 2025–2029. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Purbalingga menginisiasi sinergi kolaboratif bersama Kementerian Pekerjaan Umum, BBWS Serayu Opak, BPBPK Jawa Tengah, Provinsi Jawa Tengah, Perumdam Tirta Perwira, serta dukungan legislatif melalui Yth. Bapak Rofik Hananto, Komisi V DPR RI agar seluruh usulan prioritas tersebut dapat diakomodasi secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan demi terwujudnya Purbalingga yang mandiri dan sejahtera,” ujar Mukodam.

Berdasarkan dokumen teknis usulan, proyek Pengembangan SPAM ini akan menyasar 12.000 Sambungan Rumah (SR) yang difokuskan pada tiga kawasan utama, yakni Kecamatan Purbalingga, Kecamatan Bukateja, dan Kecamatan Kemangkon. Pembangunan SPAM ini diproyeksikan memiliki kapasitas air baku sebesar 150 liter per detik yang bersumber dari Mata Air Gombangan 2, Mata Air Gombangan 3, dan Mata Air Situ Kajongan 2 di wilayah Kecamatan Bojongsari.

Selain usulan SPAM, Pemerintah Kabupaten Purbalingga turut mengajukan sejumlah program infrastruktur prioritas lainnya kepada pemerintah pusat. Usulan krusial tersebut di antaranya meliputi rehabilitasi 23 daerah irigasi, pembangunan 13 embung, penanganan tebing sungai, pembangunan 4 Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), hingga revitalisasi Cagar Budaya Monumen Tempat Lahir (MTL) Jenderal Soedirman.