Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Bersama Warga Tegal, Fikri Faqih Dorong Kemandirian Pangan Keluarga Antisipasi Krisis Energi Global

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Tegal (05/05) — Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS, Abdul Fikri Faqih, mendorong kemandirian pangan tingkat keluarga di Kabupaten Tegal selama masa reses pada 27 April hingga 5 Mei 2026.

Langkah ini diwujudkan dengan menyalurkan bantuan stimulan berupa benih lele, bibit ayam, dan benih sayur guna membentengi masyarakat dari ancaman kelumpuhan logistik akibat krisis energi global.

Fikri memaparkan bahwa posisi Indonesia saat ini rentan terhadap gejolak geopolitik. Meskipun sektor pangan nasional berstatus sangat aman untuk 324 hari ke depan, negara menghadapi bom waktu di sektor energi karena cadangan bahan bakar minyak (BBM) hanya bertahan pada rentang kritis 21 hingga 28 hari.

Krisis energi global dapat seketika melumpuhkan jalur distribusi lokal, meskipun cadangan pangan melimpah. Oleh karena itu, kemandirian di tingkat masyarakat diposisikan sebagai garis pertahanan terakhir untuk bertahan hidup.

“Ketahanan pangan nasional sejatinya bermula dari ketahanan pangan di meja makan keluarga kita sendiri. Dengan memanfaatkan lahan sempit di rumah untuk menanam sayur dan beternak skala kecil, kita tidak hanya menghemat pengeluaran, tetapi juga memastikan gizi keluarga terpenuhi dengan baik,” kata Fikri dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).

Untuk membangun ketahanan mikro tersebut, bantuan yang disalurkan dirancang sebagai pilar nutrisi harian yang mencakup ayam kampung, lele dalam galon, dan sayuran polybag.

Konsep ini diusung agar warga dapat mengaplikasikan ekosistem sirkular tanpa limbah (zero waste), di mana limbah dari satu elemen langsung menjadi sumber kehidupan bagi elemen penyokong lainnya di pekarangan rumah.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga menjadi produsen bagi kebutuhannya sendiri. Inilah wujud kemandirian yang ingin kita bangun bersama,” tambah legislator dari daerah pemilihan Jawa Tengah IX (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes) ini.

Program pembagian paket ketahanan pangan ini disambut antusias oleh warga setempat.

Masyarakat menilai bantuan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan ekonomi harian sekaligus menjadi edukasi praktis untuk memulai lumbung pangan mandiri dari skala rumah tangga.