Jakarta (04/05) — Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS, Anis Byarwati, menyambut hangat kunjungan dan aspirasi konstituen dari Dapil DKI Jakarta I yaitu rombongan Bipeka DPC PKS Ciracas Jakarta Timur dalam kegiatan dialog di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (04/05). Dalam kesempatan tersebut, Anis memberikan pemaparan komprehensif mengenai fungsi, kinerja, serta tantangan kerja DPR RI, sekaligus membuka ruang diskusi langsung bersama masyarakat.
Dalam sambutannya, Anis menekankan bahwa kunjungan ke DPR bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran publik terhadap proses demokrasi. “Mudah-mudahan langkah kaki kita ke tempat ini Allah jadikan sebagai ibadah di sisi Allah. Karena kunjungan ke DPR RI ini juga kita jadikan sebagai salah satu bentuk ibadah kita,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa DPR RI memiliki tiga fungsi utama, yakni legislasi, pengawasan, dan anggaran, yang dijalankan melalui komisi-komisi sesuai bidang masing-masing. Sebagai anggota Komisi XI, Anis menegaskan perannya dalam mengawasi sektor keuangan negara dan mitra strategis seperti Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia. “Tiap-tiap komisi memiliki mitra kerja, dan tugas kami adalah mengawasi kinerja pemerintah sesuai bidangnya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Anis mengungkapkan bahwa kerja anggota DPR tidaklah ringan. “Anggota DPR itu tidak mudah. Kita harus mendengarkan, menganalisis, dan memberikan tanggapan terhadap berbagai kebijakan. Tidak mungkin hanya duduk tanpa memahami substansi,” tegasnya.
Dalam sesi dialog, Anis juga menyoroti pentingnya kualitas dan kuantitas representasi politik di parlemen. Menurutnya, sistem pengambilan keputusan yang berbasis suara terbanyak membuat jumlah kursi sangat menentukan pengaruh suatu fraksi. “Dalam politik itu suara terbanyak sangat menentukan. Karena itu kuantitas penting, tapi harus diiringi dengan kualitas dan kompetensi,” ujarnya.
Selain menjelaskan fungsi kelembagaan, Anis menegaskan komitmennya untuk terus menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Ia menyebut bahwa tugas anggota DPR tidak hanya di ruang sidang, tetapi juga di daerah pemilihan. “Anggota DPR itu harus menyerap aspirasi, kemudian memperjuangkan dan menyayangi konstituennya. Karena di situlah amanah itu dijalankan,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat, sekaligus memberikan edukasi politik yang konstruktif. Dialog interaktif yang berlangsung menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, yang aktif menyampaikan pertanyaan dan masukan terkait berbagai isu, mulai dari ekonomi, UMKM, hingga tantangan generasi muda.
Melalui forum ini, Anis berharap masyarakat semakin memahami peran strategis DPR RI dan terdorong untuk berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi, termasuk dalam memilih partisipasi politik yang kompeten dan amanah.