Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Anggota DPR RI Slamet Soroti Hambatan Distribusi Kambing Antarpulau, Minta Pemerintah Siapkan Solusi Cepat

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (04/05) — Anggota DPR RI, Slamet, menyoroti serius terhambatnya distribusi komoditas kambing dari Surabaya ke Balikpapan akibat kendala transportasi laut yang hingga kini belum terselesaikan. Jalur distribusi yang sebelumnya berjalan melalui layanan kapal tertentu saat ini tidak lagi tersedia, sementara alternatif operator pelayaran yang ada belum sepenuhnya dapat mengakomodasi kebutuhan pengangkutan ternak hidup, baik karena keterbatasan teknis maupun kebijakan operasional. Kondisi ini menyebabkan terjadinya hambatan pemasaran di tingkat produsen dan berpotensi mengganggu pasokan di wilayah tujuan.

Menurut Slamet, persoalan ini tidak bisa dipandang sebagai masalah sektoral semata, melainkan sebagai bagian dari sistem logistik nasional yang belum sepenuhnya adaptif terhadap karakteristik komoditas hidup. Pengangkutan ternak membutuhkan standar khusus, mulai dari aspek kesejahteraan hewan, keamanan, hingga tata kelola di atas kapal. Selain itu, adanya kejadian pelanggaran oleh oknum pelaku usaha di masa lalu turut memengaruhi kebijakan operator pelayaran yang kemudian membatasi bahkan menutup akses pengangkutan ternak. Hal ini berdampak pada menurunnya tingkat kepercayaan antara pelaku usaha dan penyedia jasa transportasi.

Untuk itu, Slamet mendorong langkah konkret dan terukur dari seluruh pemangku kepentingan. Pertama, diperlukan pembukaan kembali akses pengangkutan ternak oleh operator pelayaran dengan skema pengawasan yang lebih ketat dan berbasis kepatuhan. Kedua, pemerintah perlu segera menyusun dan menerapkan standar operasional prosedur (SOP) nasional pengangkutan ternak hidup yang dapat menjadi acuan bersama, sehingga memberikan kepastian bagi pelaku usaha maupun operator. Ketiga, penguatan koordinasi lintas sektor harus dilakukan guna memastikan distribusi komoditas strategis tetap berjalan lancar tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan ketertiban.

Lebih lanjut, Slamet menegaskan bahwa para pelaku usaha pada prinsipnya siap mengikuti seluruh aturan dan standar yang ditetapkan, selama tersedia kepastian akses distribusi. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah dan operator pelayaran, untuk membuka ruang dialog yang konstruktif guna mencari solusi bersama. Ia juga mendorong pengembangan moda transportasi khusus ternak sebagai bagian dari penguatan sistem logistik nasional ke depan. Dengan langkah yang cepat, kolaboratif, dan berkelanjutan, diharapkan distribusi kambing antarpulau dapat kembali normal, sehingga mendukung kesejahteraan peternak serta menjaga stabilitas pasokan dan harga di masyarakat.