Ambon (29/04) — Kejadian tragis kembali terjadi di kawasan Jembatan Merah Putih, Kota Ambon, yang melibatkan aksi bunuh diri seorang warga pada Senin (27/4/2026) malam. Berdasarkan laporan layanan darurat 112, korban melompat dari atas jembatan dan kemudian dievakuasi oleh warga menggunakan perahu di bawah jembatan.
Peristiwa ini menambah deretan kejadian serupa yang dalam beberapa waktu terakhir kerap terjadi di lokasi tersebut. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran publik serta menjadi sinyal kuat perlunya langkah antisipasi yang lebih serius dan terintegrasi.
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKS Dapil Maluku, Saadiah Uluputty, menegaskan bahwa kejadian berulang ini harus menjadi perhatian utama pemerintah, baik pusat maupun daerah.
“Ini bukan lagi kejadian yang bisa dianggap insidental. Frekuensi yang berulang menunjukkan bahwa kita membutuhkan langkah pencegahan yang lebih konkret dan sistematis,” ujar Saadiah.
Ia mendorong pemerintah untuk segera mengambil langkah antisipatif, di antaranya dengan memperkuat sistem pengamanan di area jembatan. Beberapa upaya yang dinilai penting antara lain pemasangan pembatas pengaman yang lebih tinggi, lampu penerang, penambahan CCTV di titik-titik rawan, serta peningkatan patroli rutin oleh aparat terkait.
Selain aspek fisik, Saadiah juga menekankan pentingnya pendekatan sosial sebagai bagian dari solusi jangka panjang. Ia menilai, perhatian terhadap kesehatan mental masyarakat perlu ditingkatkan melalui edukasi, layanan konseling, serta akses yang lebih mudah terhadap bantuan psikologis.
“Kita perlu menghadirkan pendekatan yang lebih manusiawi. Tidak cukup hanya dengan pengamanan, tetapi juga bagaimana negara hadir memberikan ruang aman bagi masyarakat yang sedang menghadapi tekanan hidup,” tambahnya.
Di sisi lain, Saadiah juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Ia mengimbau agar warga tidak ragu untuk saling mengingatkan, memperhatikan tanda-tanda orang yang membutuhkan bantuan, serta segera melapor kepada pihak berwenang jika melihat potensi kejadian serupa.
“Kepedulian sosial sangat penting. Kadang, satu sapaan atau perhatian kecil bisa menyelamatkan seseorang dari keputusan yang fatal,” ungkapnya.
Menutup pernyataannya, Saadiah berharap sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dapat diperkuat agar kejadian serupa tidak terus berulang di Jembatan Merah Putih.