Tangerang (21/04) — Anggota Komisi XI DPR RI Dapil Banten III dari Fraksi PKS, Habib Idrus Al Jufri, meninjau langsung kondisi banjir yang melanda wilayah Periuk, Kota Tangerang, guna memastikan penanganan yang dilakukan tepat sasaran dan berbasis kondisi riil di lapangan.
Dalam kunjungan tersebut, Habib Idrus didampingi Ketua DPC PKS Periuk, Kodir, para ketua RW, serta anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PKS, Yeni.
Habib Idrus menegaskan bahwa penanganan banjir di Periuk tidak bisa lagi bersifat sementara atau hanya respons jangka pendek. Ia menilai persoalan banjir yang terus berulang menunjukkan perlunya langkah struktural yang lebih serius dan terukur.
“Kalau setiap hujan wilayah ini kembali tergenang, artinya ada persoalan mendasar yang belum diselesaikan. Tidak cukup hanya penanganan darurat, harus ada solusi permanen,” ujar Habib Idrus di Periuk, Minggu (19/04/2026).
Ia menyoroti pentingnya peninggian dan penguatan tanggul di titik-titik rawan sebagai langkah awal yang mendesak. Namun, menurut dia, langkah tersebut harus menjadi bagian dari perencanaan yang lebih komprehensif, termasuk perbaikan sistem drainase dan pengelolaan aliran air secara menyeluruh.
“Penguatan tanggul itu penting, tapi tidak boleh parsial. Harus dihitung secara teknis, terintegrasi dengan sistem drainase, dan mempertimbangkan aliran air dari hulu ke hilir,” katanya.
Lebih lanjut, Habib Idrus menekankan bahwa penanganan banjir di Periuk membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, termasuk kementerian terkait.
“Ini tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak. Harus ada sinergi antara pemda dan kementerian, baik dari sisi perencanaan, anggaran, maupun eksekusi di lapangan. Kalau tidak terkoordinasi, hasilnya tidak akan optimal,” ujarnya.
Ia juga mendorong adanya komunikasi yang lebih intensif antarinstansi agar penanganan banjir dapat berjalan cepat, tepat, dan berkelanjutan.
Selain itu, Habib Idrus mengapresiasi peran masyarakat, khususnya para ketua RW, yang selama ini aktif membantu penanganan di tingkat lingkungan.
“Peran masyarakat sangat penting. Namun, negara juga harus hadir dengan solusi yang sistematis agar warga tidak terus-menerus menghadapi persoalan yang sama,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPC PKS Periuk, Kodir, menyampaikan bahwa banjir yang terjadi cukup mengganggu aktivitas warga dan membutuhkan penanganan yang lebih serius dan berkelanjutan.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong percepatan penanganan banjir di Periuk secara lebih komprehensif, sehingga risiko banjir berulang dapat diminimalkan di masa mendatang.