Sambas (20/04) — Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Alifudin, menggelar agenda di Kabupaten Sambas dengan melaksanakan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI sekaligus meresmikan kantor DPD PKS Kabupaten Sambas pada Minggu (19/4). Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Ketua DPW PKS Kalimantan Barat, Sabirin, beserta jajaran pengurus DPD PKS Sambas. Kehadiran ratusan warga dari berbagai kalangan, mulai dari generasi muda hingga dewasa, menunjukkan antusiasme masyarakat Sambas terhadap penguatan nilai kebangsaan dan kehadiran simpul perjuangan baru di wilayah mereka.
Dalam Sosialisasi 4 Pilar, Alifudin memberikan penekanan khusus pada prinsip Bhinneka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Legislator asal dapil Kalimantan Barat 1 ini mengingatkan bahwa keragaman suku dan budaya di Kalimantan Barat adalah kekayaan yang harus dijaga dengan rasa persaudaraan yang kuat. Menurutnya, pemahaman mendalam terhadap empat pilar—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—adalah modal utama dalam menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika zaman yang kian kompleks.
Lebih lanjut, Alifudin mengajak para peserta untuk meneladani sejarah perjuangan bangsa yang dibangun di atas fondasi inklusivitas. Ia menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia bukanlah hasil kerja satu kelompok saja, melainkan buah perjuangan yang dibersamai oleh seluruh lapisan masyarakat, baik tua maupun muda, laki-laki maupun perempuan.
“Sejarah membuktikan bahwa bangsa ini tegak berdiri karena ada peran semua pihak. Semangat gotong royong inilah yang harus terus kita wariskan kepada generasi muda agar mereka bangga akan identitas nasionalnya,” tegas Alifudin di hadapan para pemuda dan tokoh masyarakat Sambas.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi hangat antara pengurus partai dengan masyarakat umum yang hadir. Alifudin menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari DPW PKS Kalbar dan pengurus DPD Sambas yang telah memfasilitasi terlaksananya agenda strategis ini. Ia berkomitmen untuk terus turun ke lapangan, menyapa konstituen, dan memastikan bahwa nilai-nilai kebangsaan tetap menjadi ruh dalam setiap kebijakan pembangunan yang ia kawal sebagai wakil rakyat dari Bumi Khatulistiwa.