Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Yanuar Arif: Agama Bukan Hambatan, Justru Menguatkan Nafas Pancasila

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (17/11) — Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Fraksi PKS, Yanuar Arif Wibowo, menegaskan bahwa agama memiliki peran penting dalam memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan organisasi-organisasi keagamaan di Ruang Rapat Baleg DPR RI, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/11).

Dalam pemaparannya, Yanuar menyampaikan apresiasi atas pandangan para narasumber dari berbagai organisasi keagamaan yang menurutnya menunjukkan keselarasan nilai antara Pancasila dan ajaran agama.

“Saya senang sekali pada pagi hari ini, dan ini sebenarnya menjawab keyakinan saya bahwa Pancasila itu berjalan seiring dengan agama. Dari semua paparan tadi memberikan pesan bahwa sejalan, senafas Pancasila itu dengan agama. Apapun agamanya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa agama bukan menjadi penghalang dalam internalisasi Pancasila, tetapi justru menjadi sumber kekuatan moral bagi generasi bangsa.

“Agama ini bukan menjadi halangan, menjadi ruh yang bisa masuk untuk memberi nafas kepada anak bangsa tentang Pancasila itu,” tegasnya.

Yanuar kemudian mengingatkan bahwa sejarah perjalanan Pancasila menunjukkan ancaman terhadap ideologi bangsa bukan berasal dari agama, melainkan dari ideologi lain yang bertentangan.

“Jika kita lihat perjalanannya ketika Pancasila lahir, kemudian mengalami guncangan, lahirlah TAP MPRS 25 Tahun 1966. Itu memberi pesan kepada kita bahwa ancaman terbesar Pancasila itu bukan agama, tapi pemikiran lain, ideologi lain, yaitu komunisme, marxisme, dan leninisme,” jelasnya.

Dalam forum tersebut, Yanuar juga menyoroti pentingnya memperkuat kedudukan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum. Ia menyebut perlunya membangun lembaga yang tepat dan berwenang untuk menjaga dan mengawal ideologi Pancasila.

“Pak Ketua, kenapa Pancasila ini harus kita jaga, bahkan harus menjadi nafas generasi kita? Karena Pancasila ini berdiri menjadi sumber dari sumber hukum kita yang lain,” ungkapnya.

Terkait pembentukan lembaga yang akan mengawal nilai-nilai Pancasila ke depan, Yanuar mengatakan bahwa diskusi masih terbuka mengenai bentuk dan posisi lembaga tersebut.

“Ada banyak pilihan tadi, apakah lembaga ini berada di bawah eksekutif atau di bawah lembaga lain. Ini pemikiran yang menarik, bagaimana kita meletakkan wadah ini,” tuturnya.

Ia juga menyebut bahwa pembahasan soal nomenklatur lembaga masih berkembang. “Soal nama memang menjadi perdebatan. Bahkan sejarahnya sempat juga tidak menyebut badan. Ini dinamis dan menjadi masukan yang penting sekali,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, Yanuar kembali menegaskan pesan utama yang ia bawa dalam RDPU tersebut.“Bahwa agama bukanlah hambatan,” ujarnya singkat sebelum mengakhiri penyampaiannya.