Pontianak (09/10) — Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Daerah Pemilihan Kalimantan Barat (Kalbar) 1, H. Alifudin, SE. MM., sukses menyelenggarakan kegiatan serap aspirasi dalam rangka masa reses DPR RI. Pertemuan yang diadakan pada hari Selasa, 7 Oktober 2025, ini menjadi wadah penting untuk mendengarkan langsung masukan masyarakat, khususnya dari perwakilan berbagai organisasi keagamaan di Kalbar 1.
Aspirasi utama yang mengemuka dalam audiensi ini adalah perlunya pemberdayaan masjid agar fungsinya tidak hanya sebatas tempat ibadah ritual, namun bertransformasi menjadi pusat pergerakan gotong royong dan ekonomi masyarakat. Perwakilan dari berbagai organisasi, termasuk Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (JPRMI), KAMMI, dan Himpunan Dai Muda Indonesia (HDMI), secara antusias menyampaikan ide dan program yang telah mereka jalankan, serta tantangan yang dihadapi dalam mengoptimalkan peran masjid.
Menanggapi masukan tersebut, Alifudin menyampaikan apresiasi yang tinggi atas semangat dan inisiatif para aktivis masjid. Beliau menekankan bahwa peran masjid sebagai pusat kegiatan umat harus dikembalikan secara utuh, sebagaimana yang dicontohkan dalam sejarah Islam.
“Masjid memiliki potensi luar biasa. Bukan hanya menumbuhkan keimanan, tetapi juga solidaritas sosial melalui gotong royong, serta menjadi motor penggerak ekonomi umat melalui kegiatan kewirausahaan, pelatihan keterampilan, dan pengembangan koperasi berbasis masjid,” ujar Alifudin.
Anggota DPR RI yang sebelumnya pernah bertugas di Komisi IX ini menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi ini di tingkat pusat. Sebagai wakil rakyat Kalbar 1, Alifudin menyatakan siap mengadvokasi program-program pemberdayaan masjid agar mendapatkan dukungan, baik berupa kebijakan maupun alokasi anggaran yang memadai.
“Pemberdayaan ini sejalan dengan visi pembangunan yang inklusif, memastikan masjid turut andil dalam menciptakan kesejahteraan yang merata,” tambahnya.
Alifudin berharap sinergi antara ulama, tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, dan pemerintah dapat semakin diperkuat. Beliau mengundang JPRMI, KAMMI, HDMI, dan organisasi lain untuk terus berkolaborasi menyusun rencana aksi konkret. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan program unggulan berbasis masjid yang dapat dicontoh di daerah lain, sekaligus menghasilkan generasi muda yang mandiri dan berkarakter dari lingkungan masjid.
Rangkaian kegiatan reses ini menjadi bukti nyata komitmen Alifudin dalam menjalankan tugasnya sebagai jembatan aspirasi rakyat Kalbar di DPR RI. Dengan semangat kolaboratif, beliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan masjid yang makmur, bukan hanya secara spiritual, tetapi juga secara sosial dan ekonomi, demi kemajuan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Kalbar.