Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Menteri Kebudayaan Fadli Zon: Semangat Proklamasi Harus Jadi Energi Kebudayaan Bangsa

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (19/08) — Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menegaskan bahwa kekayaan budaya Indonesia merupakan kekuatan strategis yang dapat menjadikan bangsa ini sebagai “super power” di bidang kebudayaan dunia. Hal itu ia sampaikan dalam sambutannya pada acara Grand Launching Lomba Baca Teks Proklamasi ala Bung Karno Season 7 yang digelar Fraksi PKS DPR RI, Selasa (19/08).

“Tidak ada kekayaan budaya dan keberagaman budaya yang lebih hebat dari Indonesia. Kebudayaan kita luar biasa, Indonesia bisa menjadi ibu kota kebudayaan dunia, dan Indonesia bisa menjadi super power di bidang kebudayaan,” ujar Fadli.

Fadli menekankan, perjalanan 80 tahun kemerdekaan Indonesia harus disyukuri karena bangsa ini tetap berdiri tegak dan stabil di tengah tantangan global. Ia menyinggung contoh negara besar seperti Uni Soviet dan Yugoslavia yang justru bubar sebelum mencapai usia 80 tahun.

“Kita harus bersyukur bahwa Indonesia sampai sekarang bisa berdiri tegak, merah putih tetap berkibar, negara juga stabil, pertumbuhan dalam kondisi yang sangat baik meskipun banyak tantangan,” tuturnya.

Dalam sambutannya, Fadli juga menekankan pentingnya persatuan nasional di tengah keberagaman. Indonesia, menurutnya, memiliki sekitar 1.340 etnik dan 718 bahasa, serta ribuan ekspresi budaya yang menjadi kekuatan pemersatu bangsa.

“Keberagaman kita bukan ancaman, tapi justru binding power. Inilah yang harus kita rayakan. Mega diversity Indonesia harus menjadi kekuatan kita ke depan,” tegasnya.

Fadli menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberi perhatian khusus terhadap kebudayaan dengan membentuk Kementerian Kebudayaan yang berdiri terpisah, agar dapat lebih fokus dalam melindungi, memajukan, serta memanfaatkan kebudayaan sebagai soft power bangsa.

“Budaya harus menjadi national treasure kita, aset kita, dan sumber kekuatan lunak dalam berkontribusi bagi peradaban dunia. Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia adalah amanat konstitusi,” pungkasnya.