Tasikmalaya (03/09) — Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menerima rombongan Kedutaan Besar Jerman untuk Indonesia dalam rangka membahas rencana kerja sama pengembangan BUMDes.
Rencana kerjasama ini disambut baik oleh Anggota Komisi V DPR RI asal Fraksi PKS Toriq Hidayat.
“Saya berharap rencana kerjasama ini bisa terealisasi. Saya mengusulkan salah satu BUMDes yakni Desa Guranteng Kabupaten Tasikmalaya menjadi salah satu pilot project kerjasama ini,” tuturnya.
Usulan Toriq tersebut disampaikan pada kegiatan rapat dengar pendapat (RDP) dengan pejabat eselon I Kemendes PDTT di komplek Senayan, Kamis Kemarin (2/9). Menurutnya, sejumlah besar desa di Indonesia memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah. Hanya saja, perlu terus di imbangi dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mampu mengelolanya dengan baik.
“Saya mengharapkan dari kerjasama dengan jerman ini, akan ada transformasi pengetahuan dari keberhasilan pembangunan SDM desa di sana kepada SDM desa-desa di sini. Sehingga kemajuan pembangunan akan teralisasi di desa-desa Indonesia. Sesuai dengan arah pembangunan desa yaitu SDGs Desa,” ungkapnya.
BUMDes yang berdiri di sejumlah desa di Indonesia memiliki tugas pokok mengkonsolidir usaha warga sekaligus memutus mata rantai perdagangan yang terlalu panjang. Panjangnya mata rantai inilah yang menurut nya membuat harga jual di masyarakat dan pasar tidak stabil.
“Ikut mengembangkan BUMDes, bukanlah kersama yang baru bagi Jerman di Indonesia. Sudah banyak kerjasama kita dengan negara maju ini, diantaranya project iklim dan energi, lingkungan hidup dan pelatihan SDM yang menjadi ciri khas Jerman untuk mendukung pembangunan,” ungkap Toriq.
Oleh karenanya Ia berharap betul kerjasama untuk mengembangkan BUMDes tersebut dapat terealisasi secepatnya. BUMDes yang dikelola baik dan terus berinovasi diharapkan dapat meningkatkan perekonomian desa, menciptakan lapangan kerja dan pemerataan kesejateraan masyarakat desa.