Bogor (18/08) — Anggota BAKN DPR RI, Jalal Abdul Nasir, mengikuti kunjungan kerja spesifik terkait uji petik proyek percontohan DTSEN penerima subsidi listrik di Kantor PT PLN UP3 Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan BAKN DPR RI, Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Badan Pusat Statistik (BPS), dan PT PLN (Persero). Pertemuan membahas penyempurnaan basis data agar penyaluran subsidi listrik semakin tepat sasaran.
Legislator PKS Jalal menilai keakuratan DTSEN sangat menentukan perlindungan bagi keluarga yang membutuhkan. Data yang sesuai kondisi faktual diharapkan mampu mencegah masyarakat rentan terlewat dari program bantuan pemerintah.
Uji petik di lapangan menemukan beberapa kondisi sosial-ekonomi warga belum sepenuhnya tercermin dalam pengelompokan desil. Karena itu, Jalal mendorong verifikasi berkala dan pendataan lebih mendalam dengan melibatkan unsur terkait di daerah.
Menurutnya, ruang pembaruan data perlu dibuat mudah, transparan, dan responsif. Masyarakat juga perlu memperoleh informasi yang jelas mengenai mekanisme pengajuan koreksi apabila kondisi ekonominya tidak sesuai dengan kategori dalam DTSEN.
Selain ketepatan penerima, pembahasan menyoroti keberlanjutan keuangan PLN dan kemampuan APBN dalam membiayai subsidi serta kompensasi. Efisiensi struktur biaya dan pengembangan model bisnis perusahaan menjadi bagian penting dalam menjaga layanan listrik nasional.
Jalal berharap kolaborasi pemerintah, BPS, PLN, dan pemerintah daerah terus diperkuat. Penyempurnaan DTSEN diharapkan menghadirkan kebijakan subsidi listrik yang semakin adil, akuntabel, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat berpenghasilan rendah.