Jakarta (14/08) — Rahmat Saleh, Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKS, menyampaikan pesan kepada generasi muda pada sesi PKS Legislative Report jelang Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI yang diselenggarakan di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/08).
Rahmat mengatakan bahwa generasi muda perlu mengambil peran dalam berbagai kebijakan nasional, khususnya yang berkaitan dengan hilirisasi, kemandirian pangan, dan kemandirian ekonomi.
“Yang pertama kita harus menyambut semangat dari pemerintah, terutama dalam hal ini Pak Presiden Prabowo, dalam hal penegakan Pasal 33 yaitu bagaimana pemberdayaan alam, bumi dan apa yang terkandung di dalamnya untuk kemakmuran rakyat. Dan pemuda harus berperan di situ,” ujar Rahmat.
Ia menambahkan bahwa berbagai agenda pembangunan nasional membutuhkan keterlibatan generasi muda.
“Banyak hal yang akan menjadi kebijakan nasional, di antaranya adalah masalah hilirisasi, kemandirian pangan, kemandirian ekonomi, dan anak muda harus berperan,” katanya.
Terkait pidato Presiden Prabowo Subianto, Rahmat juga menyoroti sejumlah hal yang disampaikan, termasuk rencana pengerucutan jumlah BUMN serta berbagai program di sektor pangan, kesehatan, pendidikan, energi, dan industri.
“Banyak hal tadi yang disampaikan, terutama di termin pertama tadi Presiden menyampaikan terkait dengan Kementerian Ekonomi, Pangan, kemudian dan juga akan ada pengerucutan BUMN dari seribuan dan insya Allah tahun 2026 akan dikerucutkan menjadi 300 BUMN. Ini adalah sektor penting yang harus kita dukung bersama,” jelasnya.
Rahmat juga menyebut sejumlah agenda lain yang disampaikan Presiden, seperti perbaikan puskesmas dan ruang kelas, pengembangan energi surya, serta kemandirian industri otomotif.
“Dan insya Allah kita harus optimis di hari ulang tahun ke-81 adalah momentum untuk kembali kita ke Indonesia,” pungkasnya.