Karawang (13/07) — Memperingati Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79, Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PKS, Jalal Abdul Nasir, mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengembalikan koperasi sebagai kekuatan utama ekonomi kerakyatan yang mampu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.
Menurut Jalal, koperasi bukan sekadar badan usaha, tetapi merupakan wujud nyata semangat gotong royong, kebersamaan, dan keadilan ekonomi sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
“Di tengah tantangan ekonomi global, koperasi harus menjadi solusi. Koperasi yang sehat, profesional, dan modern akan memperkuat UMKM, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” ujar Jalal.
Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 tahun ini mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan Indonesia tidak hanya ditopang oleh korporasi besar, tetapi juga oleh jutaan anggota koperasi yang bergerak di berbagai sektor ekonomi.
Sebagai anggota Komisi XII DPR RI yang membidangi energi, lingkungan hidup, investasi, dan sumber daya mineral, Jalal menilai koperasi memiliki peluang besar untuk mengambil peran dalam pengembangan energi terbarukan, pengelolaan lingkungan, ekonomi sirkular, pengelolaan sampah, hingga pemberdayaan masyarakat di sektor pertambangan dan perdesaan.
“Koperasi harus mampu bertransformasi mengikuti perkembangan zaman melalui digitalisasi, tata kelola yang baik, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan akses permodalan dan pasar,” tambahnya.
Jalal juga mengajak generasi muda untuk tidak memandang koperasi sebagai model usaha lama, melainkan sebagai wadah kolaborasi ekonomi masa depan yang adaptif terhadap teknologi dan inovasi.
Pada momentum Hari Koperasi Nasional ini, Jalal menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan koperasi yang selama puluhan tahun menjadi penggerak ekonomi masyarakat, khususnya di Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Purwakarta.
“Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Mari kita jadikan koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat yang semakin kuat, mandiri, dan berdaya saing demi terwujudnya Indonesia yang lebih sejahtera.”