Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Kurniasih: Sensus Ekonomi 2026 Jadi Acuan Penguatan Pendidikan Vokasi dan Pengembangan SDM

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (02/07) — Wakil Ketua Komisi X DPR RI Kurniasih Mufidayati menyambut baik pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang untuk pertama kalinya memetakan sektor ekonomi kreatif secara lebih komprehensif. Menurutnya, ketersediaan data yang akurat akan menjadi landasan penting dalam menyelaraskan kebijakan pendidikan, khususnya pendidikan vokasi, dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

“Data yang akurat sangat dibutuhkan agar kebijakan pendidikan tidak disusun berdasarkan asumsi, tetapi berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan. Dengan demikian, pengembangan sumber daya manusia dapat berjalan lebih tepat sasaran,” ujar Kurniasih dalam keterangannya, Kamis (2/7/2026).

Menurutnya, hasil Sensus Ekonomi 2026 dapat memberikan gambaran mengenai kebutuhan kompetensi tenaga kerja di berbagai daerah dan subsektor usaha sehingga menjadi masukan penting bagi penyusunan kurikulum, pengembangan program studi, hingga peningkatan kualitas pendidikan vokasi.

“Setiap daerah memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda. Karena itu, pendidikan vokasi maupun pendidikan tinggi perlu mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan potensi daerah agar lulusannya memiliki kompetensi yang relevan dan siap berkontribusi di dunia kerja,” katanya.

Kurniasih menilai sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan dunia usaha perlu terus diperkuat agar lulusan tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan yang sesuai dengan perkembangan industri serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan teknologi.

“Kolaborasi antara sekolah vokasi, perguruan tinggi, dan dunia usaha menjadi kunci dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi langkah Badan Pusat Statistik (BPS) yang terus memperkuat kualitas data melalui Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, data yang komprehensif akan menjadi referensi penting bagi berbagai kementerian dan lembaga dalam menyusun kebijakan pembangunan sumber daya manusia yang lebih efektif.

“Kami berharap seluruh pelaku usaha dapat berpartisipasi aktif memberikan data yang benar dan lengkap. Semakin baik kualitas data yang dihimpun, semakin kuat pula dasar penyusunan kebijakan pendidikan dan pengembangan SDM yang mampu menjawab tantangan masa depan serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” tutup Kurniasih.