Padang Panjang (01/07) — Ketua Pengurus Wilayah (PW) Aliansi Perempuan Peduli Indonesia (ALPPIND) Sumatera Barat, Nevi Zuairina, menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Youth Smart Camp 2026 dan Mentor Academy 2026 di MIFAN Waterpark & Resort, Padang Panjang. Menurutnya, kedua kegiatan tersebut merupakan langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan memiliki kepemimpinan yang kuat untuk menghadapi tantangan masa depan.
Sebagai Ketua PW Aliansi Perempuan Peduli Indonesia (ALPPIND) Sumatera Barat periode 2025–2030, Nevi menegaskan bahwa pembinaan anak dan remaja harus menjadi perhatian bersama. Hal tersebut sejalan dengan kiprah ALPPIND yang berfokus pada pengabdian kepada masyarakat, penguatan ekonomi perempuan, serta pengokohan ketahanan keluarga sebagai fondasi lahirnya generasi unggul.
Menurut Nevi, remaja saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks akibat perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan derasnya arus informasi. Oleh karena itu, mereka membutuhkan ruang pembinaan yang tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga membentuk karakter, meningkatkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, dan kepercayaan diri.
“Smart Camp dan Mentor Academy merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki kepedulian sosial. Saya memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini dan berharap pembinaannya tidak berhenti pada pelaksanaan acara, tetapi terus berlanjut melalui komunitas dan pendampingan yang berkesinambungan di setiap daerah,” ujar Nevi.
Nevi menilai tindak lanjut berupa pembentukan komunitas anak berbakat dan penguatan jaringan mentor merupakan kekuatan utama program ini. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, setiap peserta akan memiliki ruang untuk terus bertumbuh, mengembangkan potensi, sekaligus menumbuhkan semangat kolaborasi dan kepemimpinan.
Lebih lanjut, aktivis perempuan Sumatera Barat ini menegaskan bahwa semangat kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah untuk regenerasi bangsa. Menurutnya, kaderisasi yang berkualitas harus dibangun sejak usia muda agar lahir generasi yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian, dan semangat melayani masyarakat.
“Saya berharap seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar, membangun jejaring, serta menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Dari pembinaan yang dilakukan hari ini, insyaallah akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang berakhlak mulia, kompeten, dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tutup Nevi Zuairina.