Oleh: Saadiah Uluputty, S.T.
Anggota DPR RI Fraksi PKS
Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026
Kemarin, di sela kegiatan talkshow Hari Kartini di Banda Neira, saya menyampaikan satu hal yang terus saya yakini hingga hari ini, bahwa pendidikan dan ilmu pengetahuan adalah jalan paling penting dan pasti untuk mengangkat harkat dan martabat manusia.
Allah SWT sendiri telah menjanjikan akan mengangkat derajat hamba-hamba-Nya yang beriman dan berilmu. Karena itu, pendidikan bukan hanya soal sekolah atau gelar, tetapi tentang bagaimana manusia belajar menjadi lebih baik, lebih bijak, dan lebih bermanfaat bagi sesama.
Momentum Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026 ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa perjuangan menghadirkan pendidikan yang berkualitas masih harus terus dilanjutkan, terutama di daerah kepulauan seperti Maluku. Anak-anak di pulau kecil memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak, guru yang memadai, fasilitas belajar yang baik, serta kesempatan untuk bermimpi setinggi mungkin.
Kemarin kita juga memperingati Hari Buruh 1 Mei. Ini menjadi refleksi penting bahwa pendidikan memiliki hubungan erat dengan kesejahteraan masyarakat. Banyak orang tua bekerja keras sebagai nelayan, petani, pedagang kecil, buruh pelabuhan, dan pekerja lainnya demi memastikan anak-anak mereka tetap bisa sekolah. Karena itu, pendidikan harus menjadi jembatan yang mampu menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda.
Hari ini kita juga hidup di tengah perkembangan zaman dan teknologi yang bergerak sangat cepat. Kehadiran teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) mulai merambah berbagai bidang pekerjaan dan kehidupan manusia. Banyak jenis pekerjaan berubah, bahkan sebagian mulai tergantikan oleh teknologi. Karena itu, kita tidak boleh berhenti belajar.
Generasi muda harus terus meningkatkan kemampuan, kreativitas, dan keterampilan agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Begitu pula para orang tua, guru, dan masyarakat perlu terus membuka diri terhadap perkembangan teknologi agar tidak tertinggal.
Namun, di tengah kemajuan teknologi, pendidikan tetap harus membentuk karakter, akhlak, dan nilai kemanusiaan. Sebab, secanggih apa pun teknologi, masa depan bangsa tetap ditentukan oleh manusia yang memiliki ilmu, integritas, dan kepedulian sosial.
Mari bersama menguatkan partisipasi semesta mewujudkan pendidikan bermutu bagi semua.
Saadiah Uluputty