Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Nevi Zuairina: Armada Tanggap Bencana PKS Sumbar Bukti Gotong Royong untuk Masyarakat

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Padang (02/02) — Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Sumatera Barat resmi menerima bantuan armada mobil operasional dan penanggulangan bencana yang akan digunakan untuk memperkuat respons kemanusiaan di berbagai wilayah rawan bencana.

Serah terima armada berlangsung di halaman Kantor DPW PKS Sumbar, Sabtu siang (31/1/2026), dalam suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

Anggota DPR RI asal Sumatera Barat, Nevi Zuairina, menyampaikan bahwa keberadaan armada ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman bencana yang kerap melanda Ranah Minang.

“Sumatera Barat merupakan wilayah yang memiliki risiko tinggi terhadap gempa, longsor, dan banjir. Karena itu, kesiapan logistik dan mobilisasi cepat menjadi kunci utama dalam menyelamatkan masyarakat. Armada ini kami niatkan sepenuhnya untuk kepentingan publik, tanpa sekat,” ujar Nevi.

Politisi PKS ini menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai unsur, mulai dari struktur pusat partai, pemerintah daerah, hingga para wakil rakyat.

Nevi juga menyampaikan apresiasi kepada Mahyeldi selaku Gubernur Sumatera Barat sekaligus Ketua MPW PKS Sumbar, serta kepada Rahmat Saleh yang turut berkontribusi dalam pengadaan armada tersebut.

Menurut Nevi, penguatan mitigasi bencana harus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya saat musibah terjadi, tetapi juga melalui edukasi masyarakat, pelatihan relawan, serta sinergi lintas lembaga, termasuk dengan DPR RI dan pemerintah daerah di seluruh kabupaten dan kota.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Sumbar, Ulyadi, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong menghadirkan armada tersebut, seraya menegaskan bahwa kendaraan akan selalu disiagakan untuk operasi kemanusiaan.

Nevi Zuairina berharap armada baru ini dapat mempercepat penyaluran bantuan, evakuasi korban, serta distribusi logistik saat bencana terjadi.

“Semoga ikhtiar ini menjadi bagian dari amal kolektif kita untuk menjaga keselamatan masyarakat Sumatera Barat dan memperkuat budaya saling tolong-menolong,” pungkasnya.