Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Dorong Akses Listrik Menyeluruh, Aleg FPKS Kawal Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Karawang

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Karawang (17/12) — Kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 dilaksanakan oleh Jalal Abdul Nasir, Ak., dengan bertemu langsung para penerima Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) Tahun 2025 di Kecamatan Lemah Abang, Jatisari, dan Majalaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Selasa (16/12/2025).

Anggota Komisi XII DPR RI tersebut menyampaikan bahwa reses merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR agar program BPBL benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rumah tangga yang membutuhkan serta berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Program BPBL dirancang untuk melistriki rumah tangga tidak mampu yang belum berlistrik melalui penyediaan instalasi listrik rumah sederhana, sertifikat laik operasi, serta penyambungan ke jaringan PLN dengan daya 900 VA dan token listrik perdana.

“BPBL bukan sekadar pemasangan listrik, tetapi ikhtiar negara menghadirkan keadilan energi. Karena itu, ketepatan data dan kualitas pelaksanaan perlu terus dijaga,” tutur Jalal.

Secara nasional, target Program BPBL Tahun 2025 ditetapkan sebanyak 215.000 rumah tangga di 36 provinsi. Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu wilayah dengan alokasi signifikan, mengingat tingginya kebutuhan elektrifikasi di daerah tersebut.

“Kami mendorong sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan PLN agar setiap tahapan berjalan tertib, transparan, serta akuntabel, tanpa mengurangi kecepatan pelayanan kepada masyarakat,” ujar legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Barat VII itu.

Ia menambahkan, pelaksanaan BPBL 2025 disiapkan melalui tahapan perencanaan, pengadaan, pemasangan, hingga penyalaan pertama, dengan target seluruh penerima telah menikmati akses listrik pada Desember 2025 sesuai pedoman Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM.

“Harapannya, BPBL mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkuat aktivitas ekonomi rumah tangga, serta menjadi contoh program bantuan yang berkelanjutan dan tepat sasaran,” pungkas Jalal.