Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Tanam Perdana Jagung di Telaga Kodok, Saadiah Uluputty Serahkan Bantuan Alsintan untuk Tingkatkan Efisiensi Petani

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Ambon (17/10) — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Komisi V, Saadiah Uluputty, S.T., bersama masyarakat Telaga Kodok, kelompok petani, Kepala Dusun, dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melakukan penanaman jagung manis perdana di Telaga Kodok. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan ketahanan pangan sekaligus penyerahan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) dari aspirasi Saadiah Uluputty untuk daerah sentra jagung dan hortikultura ini.

Dalam sambutannya, Saadiah Uluputty menyoroti pentingnya bantuan alsintan dalam meningkatkan efisiensi kerja petani. Berdasarkan dialognya dengan masyarakat, diketahui bahwa persiapan lahan yang semula membutuhkan waktu satu bulan secara manual, kini hanya memerlukan waktu satu minggu dengan adanya bantuan alat.

“Berarti ada efektif waktu 3 minggu yaa, bukan saja efektif waktu tenaga juga, dana, dengan alat seperti ini kita bisa mempermudah petani. Jadi kita musti ucapkan alhamdulillah,” ujar Saadiah Uluputty.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah, melalui aspirasi yang disalurkannya di Komisi IV, telah mengalokasikan beberapa unit alsintan pertanian untuk Maluku, dan salah satunya ditempatkan di Telaga Kodok. Penanaman perdana ini juga merupakan bagian dari program nasional.

“Telaga Kodok sudah dikenal sebagai daerah sentra jagung dan holtikultura, di mana penyediaan jagung segar, jagung yang disiapkan dekat dengan pasar dekat dengan Kota Ambon sehingga rantai pasok atau ketersediaan jagung untuk kebutuhan masyarakat bisa disiapkan ketersediaannya ada di Telaga Kodok,” jelasnya.

Saadiah menekankan dukungan penuh kepada para petani, yang ia sebut sebagai pahlawan bangsa. “Dengan hadirnya atau dengan bersegeranya petani, semangatnya petani untuk menanam, pangan tersedia, makanan tersedia. Murah terjangkau, bisa didapat kapan saja dan tidak terjadi kelangkaan, mahal, dan juga terutama tidak terjadi kelaparan atau konflik akibat dari ketiadaan pangan,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa pangan adalah kebutuhan utama dan petani merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendukung swasembada pangan.

Sementara itu, Kepala Desa Telaga Kodok menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kehadiran dan bantuan yang diberikan.

“Beta (saya) tidak perlu bicara banya lae, panjang-panjang lebar. Beta hanya mau menyampaikan ucapan terimakasih banyak kepada ibu Saadiah karena ibu telah meluangkan waktu datang kemari untuk bersama-sama deng katong (kita) untuk menanam jagung manis di Telaga Kodok ini,” ucapnya.

Secara khusus, Kepala Desa mengucapkan terima kasih atas bantuan satu unit *jonder* (alat mesin pertanian/alsintan traktor) yang diserahkan. Ia berpesan kepada warganya agar bantuan tersebut dijaga dan dipelihara dengan baik.

“Harapan beta, jonder ini bukan untuk beta pribadi tapi untuk masyarakat Telaga Kodok punya. Kalu bisa jonder ini jaga akang baik baik pelihara akang baik baik. Supaya kedepan akan berjalan terus seperti sedia kala,” tutupnya.