Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Surahman Hidayat Apresiasi BNPB dan Dorong Langkah Strategis Pencegahan Bencana Kekeringan di Masa Mendatang

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (16/10) – Surahman Hidayat, Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Sragen dan Kabupaten Klaten di Jawa Tengah yang telah menyebabkan ribuan masyarakat menghadapi keterbatasan akses air bersih. 

”Apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan seluruh jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang telah bergerak cepat melakukan dropping air bersih, pemantauan situasi, serta koordinasi lintas sektor demi meringankan beban masyarakat terdampak. Tindakan ini mencerminkan komitmen nyata dalam menjaga martabat dan hak dasar warga negara di tengah krisis,” kata Surahman.

Surahman mendorong adanya penguatan sistem peringatan dini dan mitigasi kekeringan berbasis komunitas dan teknologi, perluasan program air bersih dan sanitasi darurat khususnya di daerah rawan kekeringan, peningkatan anggaran penanggulangan bencana yang responsif terhadap dinamika iklim dan kebutuhan lokal, serta pentingnya kolaborasi lintas kementerian dan lembaga untuk memastikan pemulihan yang berkelanjutan dan inklusif.

”Langkah-langkah strategis untuk mencegah kekeringan di masa mendatang sangat diperlukan, seperti rehabilitasi dan konservasi daerah aliran sungai (DAS) serta perlindungan hutan sebagai penyangga ekosistem air, pembangunan dan revitalisasi embung, sumur resapan, dan waduk mikro di wilayah rawan kekeringan, serta gerakan menanam bambu secara masif” ujar Surahman.

Surahman juga menyampaikan pentingnya penerapan teknologi irigasi hemat air dan edukasi petani tentang pola tanam adaptif terhadap cuaca ekstrem, pendidikan publik tentang konservasi air dan adaptasi iklim dimulai dari sekolah hingga komunitas lokal, serta kemitraan dengan sektor swasta dan lembaga internasional untuk investasi dalam infrastruktur air dan inovasi iklim.

”Masyarakat dapat berkontribusi dalam mengatasi bencana kekeringan dengan menghemat air, menjaga lingkungan, dan mendukung upaya penanggulangan kekeringan demi masa depan yang lebih lestari,” imbuh Surahman.

Di tengah kekeringan yang melanda, Surahman juga mengajak seluruh masyarakat yang terdampak untuk saling membantu, berbagi, menguatkan, dan menjaga semangat kebersamaan demi kehidupan yang berkelanjutan. 

”Bencana kekeringan adalah ujian dari Allah untuk menguji kesabaran, kepedulian, dan keteguhan iman. Semoga Allah memberikan kesabaran kepada masyarakat terdampak, dan tetap bisa saling membantu satu sama lain di tengah keterbatasan, serta memperbanyak doa agar rahmat dan hujan-Nya yang membawa manfaat segera turun,” pungkas Surahman.