Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Syahrul Aidi Desak Pemerintah Lindungi WNI di Armada Global Sumud Flotilla yang Dihadang Israel

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (02/10) — Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKS, Syahrul Aidi Maazat, menyoroti tindakan represif Israel yang semakin gencar melakukan penyerangan terhadap armada Global Sumud Flotilla—kapal kemanusiaan dari lebih 40 negara yang berlayar menuju Gaza untuk menyalurkan bantuan bagi warga Palestina. Ia mendesak pemerintah Indonesia segera mengambil langkah konkret, mengingat ada warga negara Indonesia yang turut bergabung dalam rombongan tersebut.

“Malam tadi semakin gencar Israel melakukan penyerangan kepada teman-teman kita dari 40 lebih negara yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla. Mereka hampir sampai di tepian Gaza, namun diarahkan masuk ke pelabuhan Israel. Israel meminta agar bantuan kemanusiaan itu melalui mereka. Ini tidak mungkin, karena akan dijadikan tameng bagi Israel,” ujar Syahrul dalam sesi PKS Legislative Report jelang Rapat Paripurna DPR RI di Senayan, Jakarta, Kamis (02/10).

Syahrul menilai pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa jika distribusi bantuan dikendalikan Israel, maka bantuan tidak sampai merata ke masyarakat Palestina.

“Itu sudah terjadi melalui perbatasan Rafah. Bantuan yang dibagikan pertama kali hanya diterima segelintir orang, sementara warga yang membutuhkan ribuan. Akibatnya muncul perkelahian di antara warga Palestina sendiri,” ungkapnya.

Menurut Syahrul, armada kemanusiaan tersebut tegas menyatakan misinya bukanlah gerakan politik maupun bersenjata, melainkan murni untuk menyalurkan bantuan bagi rakyat Palestina yang kini menghadapi kelaparan ekstrem.

“Teman-teman Global Sumud ini bersikeras menuju Gaza. Mereka katakan, ini bukan gerakan politik, ini bukan gerakan senjata, ini murni gerakan kemanusiaan. Untuk membantu warga Palestina yang sedang kelaparan, yang banyak mati kelaparan, yang sakit, dan seterusnya,” jelas Anggota BKSAP DPR RI ini.

Ia juga menyampaikan bahwa situasi semakin genting karena sudah ada tiga negara yang bersiap mengerahkan kapal perang, meski tetap terbatas dalam memasuki kawasan laut yang dikuasai Israel.

Di tengah situasi tersebut, Syahrul meminta pemerintah Indonesia segera memberikan perlindungan, terlebih karena ada WNI yang ikut berada di kapal tersebut.

“Ini harus segera diselamatkan, apalagi ada warga Indonesia di antara rombongan. Mudah-mudahan Pak Prabowo, dengan semangatnya yang selalu membela Palestina, bisa memberikan perlindungan nyata bagi Global Sumud Flotilla ini,” tegas Syahrul.