Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Amin Ak: Kemenkeu Harus Jadi Motor Pertumbuhan, Bukan Hanya Menutup Defisit

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (10/09) — Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS, Amin Ak., menegaskan Kementerian Keuangan harus berperan lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, bukan hanya fokus pada pengelolaan defisit. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Menteri Keuangan.

Amin mengkritisi target pertumbuhan ekonomi 5,4 persen dengan proyeksi investasi 5,2 persen yang justru menurun dari tahun sebelumnya.

“Selama ini konsumsi rumah tangga selalu dominan, tapi jika investasi malah turun, bagaimana kita bisa optimis? Kemenkeu harus punya strategi konkrit agar investasi swasta dan asing bisa naik signifikan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti proyeksi defisit APBN 2026 sebesar 2,48% PDB. Menurutnya, pemerintah tidak boleh menutup defisit dengan menambah utang baru atau membebani rakyat melalui PPN.

“Pak Presiden sudah menargetkan nol defisit 2028. Tantangan Kemenkeu adalah menutup defisit tanpa gali lubang tutup lubang,” ujarnya.

Pada akhir pernyataannya, Amin menekankan pentingnya sinkronisasi dana transfer ke daerah dengan program-program pusat agar penggunaan anggaran lebih efektif. Ia juga menyoroti agenda digitalisasi di Kementerian Keuangan yang menurutnya harus berjalan secara utuh dan terintegrasi. Menurut Amin, keberhasilan digitalisasi bukan hanya soal banyaknya aplikasi, tetapi bagaimana sistem benar-benar saling terhubung sehingga memberikan dampak nyata bagi tata kelola keuangan negara.