Jakarta (09/09) — Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Komisi I, Sukamta, menegaskan bahwa proklamasi 17 Agustus 1945 adalah peristiwa sejarah sakral yang harus dimaknai lebih dari sekadar upacara tahunan. Hal ini ia sampaikan dalam kegiatan Lomba Baca Teks Proklamasi ala Bung Karno yang diselenggarakan Fraksi PKS DPR RI untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Proklamasi adalah nikmat terbesar bagi bangsa Indonesia, nikmat yang tidak semua bangsa di dunia merasakannya hingga kini. Karena itu, kita wajib mensyukuri sekaligus menjaga kemerdekaan ini dengan sepenuh jiwa,” ujar Sukamta.
Menurutnya, proklamasi harus menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa untuk meneladani perjuangan para pendiri republik.
“Kemerdekaan ini diraih dengan peluh dan darah para pejuang. Lomba baca teks proklamasi ini bukan sekadar seremonial, tetapi cara kita memaknai nilai-nilai proklamasi agar terus hidup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.
Sukamta menekankan pentingnya meneladani suara lantang Bung Karno saat membacakan teks proklamasi sebagai simbol keberanian menyuarakan kebenaran. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta lomba dan panitia yang telah berkontribusi merawat kesadaran akan nilai kemerdekaan.
“Kami yakin dengan optimisme dan semangat proklamasi, Indonesia akan menjadi negara besar, makmur, berdaulat, dan bermartabat di mata dunia,” pungkasnya.
Melalui inisiatif ini, Fraksi PKS DPR RI meneguhkan komitmennya untuk menjaga nilai luhur proklamasi, memperkokoh nasionalisme, dan menyalakan optimisme bahwa Indonesia mampu menjadi bangsa unggul yang membawa kebaikan bagi dunia.