Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Catatan Dr. Salim : PANCASILA SEBAGAI KARAKTER BANGSA (Bagian 1)

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Bagaimana kita memaknai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara hari ini? Pancasila adalah dasar negara Indonesia merdeka. Diterima sebagai kesepakatan bersama ( kalimatun sawa’, common denominator ) oleh semua kelompok dan golongan di tubuh bangsa ini. Inilah kulminasi budaya luhur bangsa Indonesia yang digali bersama oleh tokoh-tokoh bangsa sehingga mencerminkan kualitas manusia Indonesia.

Jika ada pertanyaan apa karakter khas bangsa Indonesia? Jawabnya adalah Pancasila. Pancasila memberikan warna (corak) identitas/karakter Indonesia sebagai sebuah bangsa. Pancasila sebagai falsafah dan norma dasar (ground norm) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara (philosophische grondslag). Konsekuensinya, Pancasila selain menjadi identitas/karakter juga menjadi dasar negara dan sumber dari segala sumber hukum dalam bernegara.

Sebagai warisan yang digali dan dirumuskan bersama, Bung Karno meyakini keampuhan Pancasila sebagai “bintang pimpinan’ (leitstar). Kata Bung Karno, Kecuali Pancasila adalah satu Weltanschauung, satu dasar falsafah, Pancasila adalah satu alat mempersatu, yang saya yakin seyakin-yakinnya bangsa Indonesia dari Sabang sampai ke Merauke hanyalah dapat bersatu padu di atas dasar Pancasila itu.

Bukan saja alat mempersatu untuk di atasnya kita letakkan negara RI, melainkan juga pada hakikatnya satu alat mempersatu dalam perjuangan kita melenyapkan segala penyakit yang kita lawan berpuluh-puluh tahun, yaitu penyakit terutama sekali, imperialisme. Perjuangan suatu bangsa, perjuangan melawan imperialisme, perjuangan mencapai kemerdekaan, perjuangan bangsa yang membawa corak sendiri-sendiri.