Kabupaten Kutai Kertanegara (21/06) — Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Aus Hidayat Nur kembali ke daerah pemilihan untuk bersilaturrahim dengan konstituennya, Sabtu, (11/06/2022).
Kali ini yang dituju adalah Desa Purwajaya, kecamatan Loa Janan, kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Di kediaman Ibu Rohmat, rombongan Anggota Fraksi PKS DPR RI tersebut diterima.
Untuk mencapai Loa Janan di Kutai Kartanegara, Aus Hidayat Nur harus menempuh perjalanan lebih dari 1 jam dari kota Samarinda. Dengan kondisi jalan yang kurang bagus, sehingga kendaraan tidak bisa terus melaju. Mengunjungi desa-desa seperti ini menjadi komitmen Aus Hidayat Nur sejak menjadi Anggota DPR RI. Meskipun karena luasnya wilayah Kalimantan Timur, Aus Hidayat Nur harus mempergilirkan kunjungannya dari satu desa ke desa lainnya secara bergantian.
Kundapil kali ini ditemani oleh Bapak Amit selaku sesepuh Tokoh Sunda di Loa Janan dan Ibu Mardiayana selaku Ketua RT 06. Aus Hidayat Nur menyampikan bahwa Kundapil merupakan kegiatan Anggota DPR RI untuk mengetahui kondisi daerah pemilihannya.
“Misalnya, terkait kondisi ekonomi, apakah ada kenaikan harga-harga atau tidak? Juga kondisi-kondisi sosial lainnya,” jelasnya.
Kyai Aus, begitu sapaan akrabnya, juga menjelaskan visi partainya.
“PKS sebagai partai Islam memiliki visi menjadi rahmatan lil alamin, jadi kita di PKS harus bisa menjadi rahmat bagi sekitarnya, baik dengan melayani lingkungannya maupun menjadi solusi bagi sekitarnya,” ungkapnya.
Aus Hidayat Nur juga menjelaskan tentang sosok Habib Dr. Salim Segaf Al Jufri yang saat ini menjadi Ketua Majelis Syuro PKS.
“Beliau termasuk keturunan Rasulullah. Pernah menjadi Menteri Sosial yang gemar ke pelosok daerah Indonesia, juga pernah menjadi Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi dan Kesultanan Oman. Beliau juga merupakan cucu tokoh pejuang nasional Sis Al Jufri atau Guru Tua di Sulawesi Tengah,” paparnya.
Silaturrahim yang dimulai sejak Maghrib itu ditutup dengan tausiyah.
“Sebentar lagi kita akan Idul Adha, dalam Idul Adha ini kita disyariatkan untuk berqurban. Daging qurbannya kemudian kita bagikan kepada tetangga-tetangga kita. Inilah di antara wujud rahmatan lil alamin,” pesan Aus Hidayat Nur dalam tausiyahnya.