Purbalingga (27/04) — Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Rofik Hananto bersama dengan PT Herba Emas Wahidatama Purbalingga memberikan santuan kepada total 1.000 guru ngaji di Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara dan Kebumen
“Ada 1.000 guru ngaji yang mendapat zakat karyawan dan zakat perusahaan PT HEW. Yakni 500 guru ngaji di Purbalingga, 250 orang di Banjarnegara dan 250 orang di Kebumen,” kata Rofik di Pendapa Dipokusumo, Purbalingga, Selasa (26/04/2022).
Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan kepada kepada para guru ngaji. Zakat ini berasal dari zakat perusahaan PT HEW, zakat karyawan yang dikumpulkan setiap bulan dan terkumpul dalam setahun untuk dibagikan.
“Ini juga merupakan wujud dukungan perusahaan kepada masyarakat untuk meringankan beban dari dampak pandemi Covid-19,” ungkap Rofik.
Rofik menilai, zakat yang diberikan kali ini tidak sebanding dengan dedikasi dan pengorbanan yang sudah dilakukan para guru ngaji selama ini.
“Tapi semoga dengan apresiasi ini kita bisa bersama-sama mendapatkan kebaikan dan keberkahannya, ikut serta membangun akhlak dan memahamkan masyarakat untuk kenal dengan agama ini dengan baik,” katanya.
Bupati Purbalingga yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda HR Imam Wahyudi mengungkapkan Pemkab Purbalingga menyambut baik kegiatan ini. Selain sebagai bentuk berbagi kebahagiaan di Bulan Ramadhan, kegiatan ini juga sebagai bentuk penghargaan kepada para guru ngaji yang telah memberikan dharma baktinya.
“Semoga apa yang telah diberikan oleh PT Herba Emas Wahidatama bermanfaat bagi keluarga serta mampu menggugah dan menginspirasi berbagai badan usaha, organisasi sosial, ormas dan organisasi keagaman untuk bersama-sama turut mensukseskan program peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Purbalingga,” ungkapnya.
Direktur Eksekutif LAZiS Jateng, Doso Sutrisno merasa berbahagia dalam bersinergi dengan PT HEW untuk mendistribusikan zakat perusahaan khususnya untuk para guru ngaji. Ia juga mengakui peran para guru ngaji sangat besar dan mulia.
“Kami paham bahwa pemahaman dasar anak-anak kita itu bermula salah satunya dari para guru ngaji semuanya,” ungkapnya.
Ia menjelaskan LAZiS Jateng secara khusus di bulan Ramadhan juga menargetkan untuk bisa berbagi di seluruh Jawa Tengah dengan target 50.000 penerima manfaat. Zakat perusahaan dari PT HEW ini diharapkan bisa memantik perusahaan lain untuk melakukan hal serupa yakni berbagi dengan saudara-saudara di sekitarnya.