Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Komisi III: Polri Harus Cek Peredaran Vaksin Palsu di Luar Jakarta dan Bekasi

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS Aboe Bakar Alhabsyi (Foto: Gilang/ Humas Fraksi PKS DPR RI)

Jakarta – Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS, Habib Aboebakar Al-Habsyi meminta aparat penegak hukum mengantisipasi kemungkinan adanya peredaran vaksin palsu di daerah lain di luar yang baru terungkap di Jakarta dan Bekasi.

“Bila dilihat dari jaringan yang sudah terungkap, penjualan vaksin palsu beredar di sebagian besar wilayah Bekasi dan sebagian Jakarta Timur. Namun, tidak menutup kemungkinan hal ini juga terjadi di daerah lain, baik yang bersumber dari produsen vaksin palsu yang sama, atau bisa jadi ada produsen lain yang masih belum ketahuan,” ujar Habib Aboebakar, Senin (18/7).

Karenanya, dia mendorong agar Kapolri menginstruksikan para Kapolda bekerja sama dengan Badan POM daerah dan Dinas Kesehatan daerah untuk melakukan uji sampling terhadap vaksin yang beredar di pasaran. Hal ini untuk memastikan tidak ada lagi produsen ataupun peredaran vaksin palsu di daerah lain.

“Dengan demikian masyarakat di daerah tidak perlu was-was lagi untuk membawa anak anak mendapatkan layanan imunisasi untuk anak-anaknya,” ulas Habib Aboebakar.

Lebih jauh, dia menekankan bahwa pihaknya sangat menyayangkan beredarnya vaksin palsu yang terjadi sejak tahun 2003. Hal ini menunjukkan lemahnya pengawasan pemerintah sehingga vaksin palsu bisa beredar selama 13 tahun. Apalagi, peredarannya dilakukan pada 14 rumah sakit yang melayani banyak pasien.

“Tentunya banyak masyarakat yang dirugikan akibat peredaran vaksin palsu tersebut. Oleh karenanya, Polisi harus mengungkap jaringan pembuat dan pengedar vaksin palsu tersebut sebagai bagian dari perlindungan masyarakat,” kata Habib.

(Markus Junianto Sihaloho/PCN)

Sumber: Beritasatu.com