PKS Kritik Pemindahan Ibukota Negara
Fraksi PKS menilai bahwa pembangunan besar-besaran di Kalimantan Timur dapat mengancam lingkungan hidup dan habitat konservasi satwa
Fraksi PKS menilai bahwa pembangunan besar-besaran di Kalimantan Timur dapat mengancam lingkungan hidup dan habitat konservasi satwa
Dari aspek pertahanan, Fraksi PKS menyoroti beban anggaran yang akan timbul dari proses relokasi alutsista dan personel, pembentukan satuan-satuan baru, maupun pembangunan fasilitas pendukung lain, apabila Ibukota dipindahkan. Diperkirakan biaya yang dibutuhkan adalah senilai 118 Triliun rupiah. Angka yang luar biasa besar, yang selayaknya bisa dimanfaatkan untuk menambah alutsista, tanpa pemindahan Ibukota.
Perkiraan total biaya yang dibutuhkan untuk pemindahan Ibukota Negara ialah 466 Triliun melalui sejumlah skema. Bagi Fraksi PKS, jumlah biaya tersebut luar biasa besar, khususnya jika melihat kondisi APBN dan keuangan BUMN Karya kita yang sedang tidak baik-baik saja saat ini. Simak data selengkapnya melalui infografis di atas ya,
Fraksi PKS mencermati sejumlah alasan yang dikemukakan Pemerintah sebagai dasar legitimasi atas pemindahan IKN ke Kalimantan. Menurut Fraksi PKS, alasan-alasan tersebut tidak cukup relevan dan kuat, justru terkesan dibuat-buat.
Fraksi PKS senantiasa mengingatkan Pemerintah untuk membangun iklim riset berkelanjutan dengan cara memberdayakan seluruh SDM unggul dan menambah anggaran riset. Namun, pemberhentian terhadap sejumlah ilmuwan Eijkman tampaknya menunjukkan situasi yang sebaliknya.