Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Habib Idrus Ajak Siswa SMA IT Darul Quran Pahami Fungsi Parlemen dan Rawat Hafalan Al-Qur’an

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (11/10) — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Habib Idrus, menerima kunjungan puluhan siswa SMA IT Darul Quran di Ruang Fraksi PKS, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Dalam kunjungan edukasi itu, ia memperkenalkan fungsi lembaga legislatif sekaligus memberi motivasi agar para siswa menjaga hafalan Al-Qur’an.

Dalam pertemuan yang berlangsung santai dan dialogis tersebut, Habib Idrus menjelaskan tiga fungsi utama DPR sesuai konstitusi, yaitu legislasi, anggaran, dan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah.

“Generasi muda perlu memahami bagaimana sebuah undang-undang dirumuskan dan ke mana anggaran negara dialokasikan. Pemahaman ini penting agar adik-adik kelak siap memegang peran kepemimpinan,” ujarnya di hadapan para siswa.

Selain soal kelembagaan, Habib Idrus menekankan pentingnya membangun karakter generasi muda melalui hafalan Al-Qur’an. Menurut dia, usia sekolah menengah atas merupakan masa ketika daya ingat berada pada puncaknya.

“Usia SMA adalah masa keemasan daya ingat. Jika kemampuan ini dimanfaatkan untuk menghafal dan memahami Al-Qur’an, kepribadian akan kokoh dan tidak mudah terombang-ambing,” katanya.

Ia merujuk Surah Az-Zumar ayat 9 dan Surah Al-Mujadilah ayat 11 tentang keutamaan orang berilmu.

“Dalam Surah Az-Zumar ayat 9 ditegaskan bahwa orang yang tahu dan yang tidak tahu tidaklah sama. Rawat hafalan Al-Qur’an, jadilah generasi berilmu, dan gunakan pengetahuan itu untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam sesi diskusi, seorang perwakilan siswa menanyakan tahapan dan bekal yang diperlukan untuk menjadi anggota dewan di tengah keterbukaan informasi.

Habib Idrus menyebut media sosial kini menjadi sarana penting komunikasi politik. Ruang digital, menurut dia, memberi peluang bagi anak muda untuk membangun pengaruh positif, menunjukkan rekam jejak yang berintegritas, dan menyerap aspirasi publik secara langsung.

“Media sosial hari ini bukan sekadar hiburan. Jika dipakai secara produktif untuk menyampaikan gagasan, mendengarkan suara rakyat, ia menjadi kunci membangun kepercayaan dan memperluas jangkauan kerja sosial di tengah masyarakat,” kata Habib.

Diskusi berlanjut ke pengelolaan keuangan negara ketika siswa lain bertanya bagaimana agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) benar-benar menjangkau kebutuhan warga.

Habib Idrus menilai pengawasan parlemen menjadi faktor penentu. Ketepatan belanja negara, katanya, bergantung pada ketegasan pengawasan di setiap tahap pelaksanaan program.

“APBN adalah instrumen pelayanan rakyat. Agar setiap rupiah tepat sasaran, pengawasan harus maksimal, terukur, dan disiplin, mulai dari perencanaan hingga evaluasi di lapangan,” ujarnya.

Pertemuan ditutup dengan doa bersama dan penyerahan cendera mata. Setelah itu, rombongan siswa melanjutkan kegiatan mengenal ruang kerja parlemen.