Jakarta (22/09) — Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI dari Fraksi PKS, Syahrul Aidi Maazat, menegaskan komitmen diplomasi parlemen Indonesia untuk memperjuangkan Palestina. BKSAP akan membawa perhatian terhadap kondisi kemanusiaan di Palestina dalam pembahasan dan usulan resolusi pada forum parlemen tingkat Asia maupun dunia.
Hal tersebut disampaikan Syahrul dalam sesi PKS Legislative Report jelang Rapat Paripurna ke-6 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027 di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/09).
Syahrul menyampaikan, delegasi Indonesia dijadwalkan mengikuti kegiatan Asian Parliamentary Assembly (APA) di Tajikistan. Selanjutnya, pada bulan depan, delegasi juga akan menghadiri forum Inter-Parliamentary Union (IPU) di Tanzania. Menurutnya, kedua forum tersebut menjadi ruang untuk menyuarakan persoalan Palestina melalui diplomasi parlemen.
Ia menyoroti kondisi di Jalur Gaza dan Tepi Barat yang dinilainya semakin kritis. Secara khusus, Syahrul mengecam tindakan perampasan rumah dan harta benda serta kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang, menurut penuturannya, dilakukan oleh pemukim dengan pengawalan tentara Israel.
Syahrul menegaskan, pembelaan terhadap Palestina merupakan bagian dari pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif. Indonesia perlu menentukan sikap secara mandiri di tengah persaingan kekuatan global sekaligus aktif membela korban pelanggaran hak asasi manusia dan kemanusiaan.
“Indonesia selalu aktif untuk menyuarakan, untuk membela para korban dari HAM, korban dari pelanggaran kemanusiaan,” ujar Anggota DPR RI Dapil Riau II tersebut.
Ia menekankan bahwa kehadiran delegasi Indonesia harus disertai upaya memperjuangkan gagasan dalam resolusi yang dihasilkan. Melalui kedua forum tersebut, BKSAP akan mengupayakan agar pandangan Indonesia turut mewarnai sikap bersama parlemen internasional.
“Kami BKSAP, delegasi Indonesia, akan hadir dan akan berusaha untuk memasukkan pikiran-pikiran kita dalam usulan dari resolusi yang akan dihasilkan dua forum ini,” tegasnya.